Bupati Lampung Utara Tembus 10 Besar Anugerah Kebudayaan PWI 2026

Lampung Utara : Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam merawat dan memajukan kebudayaan daerah mendapat pengakuan nasional. Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, berhasil menembus 10 besar ajang Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat 2026, setelah melalui tahapan seleksi ketat tingkat nasional.

Berdasarkan penilaian dewan juri, Hamartoni meraih nilai 375 dan berhak melaju ke babak presentasi yang akan digelar pada 8–9 Januari 2026 di Kantor PWI Pusat, Jakarta.

Tahap ini menjadi penentuan akhir sebelum pengumuman pemenang pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Ajang Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 diikuti 22 kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia. Setelah seleksi administrasi dan penilaian substansi, hanya 16 peserta dari 12 provinsi yang lolos ke tahap penjurian akhir, dan akhirnya mengerucut menjadi 10 besar bupati/wali kota terbaik.

Penjurian dilakukan oleh lima tokoh nasional lintas disiplin seni dan jurnalistik, yakni Dr Nungki Kusumastuti (dosen IKJ dan penari), Agus Dermawan (pengamat dan penulis seni budaya), Sudjiwo Tejo (seniman dan budayawan), Akhmad Munir (Direktur Utama LKBN ANTARA sekaligus Ketua PWI Pusat), serta Yusuf Susilo Hartono (pelukis dan penyair).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lampung Utara, Perdana Putra, mengatakan pihaknya telah menerima surat resmi pemberitahuan dari panitia Anugerah Kebudayaan PWI Pusat.

“Saya akan segera melaporkan kepada Bapak Bupati terkait pencapaian ini. Setelah itu, kami akan mengikuti arahan beliau untuk persiapan presentasi di Jakarta,” ujar Perdana Putra saat dihubungi, Rabu (31/12/2025) malam.

Dalam proses pendaftaran, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara mengangkat Cangget Bakha dengan tema “Purnama yang Mempertemukan, Tradisi yang Menyatukan”. Tradisi ini dinilai merepresentasikan nilai-nilai persatuan, identitas budaya, dan kesinambungan adat Lampung yang terus dijaga di tengah arus modernisasi.

“Kami berharap momentum ini menjadi jalan bagi Lampung Utara untuk meraih Anugerah Kebudayaan, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah ke tingkat nasional, bahkan internasional,” kata Perdana.

Anugerah Kebudayaan PWI Pusat merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan kepada kepala daerah aktif yang dinilai memiliki komitmen nyata dalam pelestarian dan pengembangan kebudayaan, serta tidak sedang tersangkut persoalan hukum. Peserta diminta mengajukan satu karya atau program kebudayaan yang relevan dengan tema, lengkap dengan proposal dan dokumentasi visual.

Puncak penganugerahan akan digelar bertepatan dengan Hari Pers Nasional 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Provinsi Banten, 6–9 Februari 2026.

(Ayi/Ipul/*)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *