Matala Lampung Gelar “Kemah Gembira Lintas Generasi 2026”, Rajut Silaturahmi dari Angkatan Perintis hingga Generasi Ke-19

BANDAR LAMPUNG : Nuansa keakraban dan nostalgia menyelimuti kawasan wisata alam Lengkung Langit 2, Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, sejak Jumat dan Sabtu (16-17/01/2026). Masyarakat Pecinta Alam (Matala) Lampung menggelar temu kangen bertajuk “Kemah Gembira Lintas Generasi 2026”, yang mempertemukan anggota dari berbagai angkatan.

Kegiatan yang dikemas dalam konsep Camping Together atau kemah bersama ini menjadi momentum berharga untuk merajut kembali silaturahmi lintas generasi, mulai dari Angkatan Perintis, Angkatan Pelopor, hingga Angkatan ke-19 yang saat ini masih aktif.

Suasana hangat terasa sejak awal kegiatan. Tawa, cerita lama, dan kenangan masa pendidikan dasar Matala kembali mengemuka di antara para alumni dan anggota muda yang hadir.

Salah seorang Angkatan Perintis Matala, Bisri Merduani, mengungkapkan rasa haru sekaligus bangganya dapat kembali berkumpul dalam satu tenda kebersamaan. Ia mengenang awal mula berdirinya Matala saat masih berstatus mahasiswa di STIAL—kini Universitas Tulang Bawang (UTB)—pada tahun 1987.

“Cikal bakal Matala bermula dari keinginan kami memiliki wadah pecinta alam. Ide itu muncul dari kawan-kawan, hingga akhirnya Matala berdiri pada 16 Januari 1987,” ujar Bisri, Sabtu (17/1/2026).

Ia pun mengapresiasi panitia serta adik-adik Matala yang masih aktif kuliah karena berhasil menghidupkan kembali semangat persaudaraan yang telah terjalin sejak puluhan tahun lalu.

“Pertemuan lintas angkatan ini menambah keakraban dan memperkuat silaturahmi. Yang sebelumnya tidak kenal jadi kenal, yang sudah kenal semakin akrab. Harapan saya, kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan, minimal enam bulan sekali atau setahun sekali,” katanya.

Senada dengan itu, Elly Darmawati, perwakilan Angkatan ke-7, menilai Kemah Gembira Lintas Generasi ini sebagai momen yang sangat membahagiakan dan penuh makna.

“Kami bisa berbagi kebahagiaan bersama kakak-kakak senior dan adik-adik. Sudah lama tidak bertemu, dan saat berjumpa di arena kemah, kenangan masa pendidikan dasar dan aktivitas Matala semasa kuliah kembali hadir,” tutur Elly, yang kini berprofesi sebagai penulis.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa Matala bukan sekadar organisasi, tetapi rumah besar yang mengikat anggotanya lewat nilai persaudaraan dan kecintaan terhadap alam.

Kemah Gembira Lintas Generasi 2026 ini diikuti oleh sekitar 50 peserta, terdiri dari alumni serta mahasiswa aktif. Selain berkemah, kegiatan juga diisi dengan ramah tamah, diskusi lintas angkatan, dan refleksi perjalanan organisasi.

Melalui kegiatan ini, Matala Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menjaga solidaritas, merawat ingatan kolektif, serta menanamkan nilai kebersamaan kepada generasi penerus.

(One)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *