Lampung Utara : Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Polres Lampung Utara mulai memanaskan mesin pengamanan.
Melalui kegiatan Sistem Pengamanan Markas Komando (Simpammako) yang digelar Kamis (2/4/2026), aparat menguji kesiapsiagaan personel menghadapi potensi gejolak kamtibmas, terutama aksi unjuk rasa.
Langkah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari strategi preventif untuk memastikan respons cepat dan terukur jika terjadi eskalasi situasi di lapangan.
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Kasi Humas IPTU Herawati menegaskan, Simpammako menjadi instrumen penting dalam mengukur kesiapan personel sekaligus mematangkan koordinasi lintas fungsi.
“Ini adalah upaya antisipasi. Kami ingin memastikan seluruh personel memahami peran dan tanggung jawabnya, serta mampu bertindak sesuai prosedur dalam berbagai skenario yang mungkin terjadi saat May Day,” ujar Herawati.
Dalam simulasi tersebut, personel dibekali berbagai skenario penanganan, mulai dari deteksi dini potensi gangguan, pelayanan terhadap massa aksi, hingga langkah pengendalian jika situasi berkembang menjadi tidak kondusif.
Pendekatan yang diusung tetap mengedepankan aspek humanis, tanpa mengabaikan ketegasan penegakan aturan. Hal ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan hak menyampaikan pendapat dan stabilitas keamanan.
Polres Lampung Utara juga mengingatkan masyarakat, khususnya para buruh dan elemen organisasi, untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
(Ipul/Ayi)























