Lampung Utara : Upaya mendorong peningkatan nilai tambah komoditas lokal terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.
Salah satunya melalui penguatan teknologi tepat guna di sektor pertanian, seperti yang ditinjau langsung Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, saat kunjungan kerja ke Desa Papan Rejo, Kecamatan Abung Timur, Senin, (30/03/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Romli menyoroti pemanfaatan mesin pengering (dryer) tradisional untuk pengolahan gaplek, produk olahan singkong yang menjadi salah satu komoditas andalan masyarakat setempat.
Teknologi sederhana ini dinilai mampu memangkas waktu produksi secara signifikan dibanding metode penjemuran konvensional yang sangat bergantung pada cuaca.
Romli menyaksikan langsung proses pengolahan singkong hingga menjadi gaplek kering. Dengan penggunaan dryer, proses pengeringan tidak hanya lebih cepat, tetapi juga dinilai lebih konsisten dalam menjaga kualitas hasil produksi.
“Ini contoh konkret bagaimana teknologi sederhana bisa memberikan dampak besar. Kita ingin petani tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi juga mampu menghasilkan produk olahan dengan nilai jual lebih tinggi,” kata Romli.
Menurutnya, penguatan hilirisasi komoditas pertanian seperti singkong menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan kualitas produk yang lebih terjaga, peluang pasar pun terbuka lebih luas, termasuk untuk industri pakan dan pangan olahan.
Pemerintah daerah, lanjut Romli, berkomitmen mendorong adopsi teknologi tepat guna yang mudah diakses dan diterapkan masyarakat desa. Selain itu, dukungan pendampingan dan pelatihan juga akan terus diperkuat agar inovasi semacam ini bisa berkembang secara berkelanjutan.
(Ayi/Ipul)























