Jelang Ramadan, Gas Elpiji 3 Kg Langka di Kotabumi; Warga Keliling Kecamatan hingga Cemas Harga Melonjak

Lampung Utara: Sehari menjelang bulan suci Ramadan, warga Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, dihadapkan pada persoalan klasik: kelangkaan gas elpiji 3 kilogram.

Dalam beberapa hari terakhir, tabung gas bersubsidi itu sulit ditemukan di sejumlah pangkalan maupun warung pengecer. Situasi ini memicu kecemasan, terutama terkait potensi lonjakan harga seperti yang kerap berulang setiap memasuki Ramadan.

Di Kelurahan Rejosari misalnya, Rahmi, (50), harus berkeliling hingga ke kecamatan lain demi mendapatkan satu tabung gas untuk kebutuhan memasak keluarganya. Upaya itu pun belum tentu membuahkan hasil.

“Untuk mendapatkannya kami harus berkeliling, bahkan di warung-warung besar yang biasanya tersedia, sekarang kosong,” kata Rahmi saat ditemui, Rabu (18/2/2026).

Kelangkaan tersebut terasa semakin menekan karena terjadi tepat di momentum peningkatan kebutuhan rumah tangga. Ramadan identik dengan aktivitas memasak yang lebih intens, baik untuk sahur maupun berbuka, sehingga konsumsi gas cenderung meningkat.

Rahmi mengaku khawatir kondisi ini akan berujung pada kenaikan harga di tingkat pengecer. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan, setiap kali pasokan seret, harga di lapangan kerap melampaui harga eceran tertinggi (HET).

“Kalau bisa distribusinya diperbanyak supaya kami tidak kesulitan lagi. Apalagi mau masuk Ramadan, kebutuhan pasti bertambah,” ujarnya.

Sejumlah warga lain di Kotabumi menyampaikan keluhan serupa. Mereka berharap ada langkah cepat dari pemerintah daerah dan pengawasan distribusi yang lebih ketat agar pasokan elpiji 3 kilogram kembali normal.

Tanpa intervensi yang jelas, kelangkaan ini dikhawatirkan bukan hanya menyulitkan warga kecil, tetapi juga membuka ruang permainan harga di tingkat pengecer.

Di tengah semangat menyambut Ramadan, warga berharap persoalan kebutuhan pokok seperti gas bersubsidi tidak kembali menjadi bayang-bayang tahunan yang terus berulang.
(Ipul/Ayi)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *