Pesawaran : Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Panditha mengajak insan pers untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Pesawaran. Ajakan tersebut disampaikan saat kunjungan silaturahmi Kapolres beserta jajaran ke Sekretariat Balai Wartawan PWI Pesawaran, Sabtu (24/1/2026).
AKBP Alvie menegaskan, upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif tidak dapat dibebankan semata kepada aparat kepolisian. Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers, menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas daerah.
“Menjaga kamtibmas bukan hanya tugas kepolisian. Kami membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk rekan-rekan media, agar informasi yang disampaikan ke publik dapat mendorong terciptanya suasana yang aman dan kondusif,” ujar Alvie.
Mantan anggota Bareskrim Polri itu mengungkapkan sejumlah isu krusial yang saat ini menjadi perhatian Polres Pesawaran. Di antaranya adalah kejahatan siber yang semakin kompleks serta praktik tambang ilegal yang dinilai berpotensi merusak lingkungan dan memicu konflik sosial.
“Isu-isu ini perlu pengawasan bersama. Peran media sangat strategis dalam memberikan edukasi dan informasi yang bertanggung jawab kepada masyarakat,” katanya.
Karena itu, Kapolres berharap wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pesawaran dapat terus bersinergi dengan kepolisian, khususnya dalam mendukung upaya pencegahan gangguan kamtibmas.
Sementara itu, Ketua PWI Pesawaran, M. Ismail, menyambut baik kunjungan dan ajakan silaturahmi jajaran Polres Pesawaran. Ia menilai sinergi antara pers dan kepolisian penting untuk menjaga stabilitas daerah serta membangun kepercayaan publik.
“Kami berkomitmen mendukung program Polres Pesawaran melalui produk jurnalistik yang berimbang, faktual, dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,” ujar Ismail.
Ismail juga menyoroti sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama di Kabupaten Pesawaran. Selain kejahatan konvensional dan siber, ia menegaskan pentingnya penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana korupsi, khususnya yang terjadi di tingkat desa.
“Kami berharap dugaan tindak pidana korupsi di desa dapat diusut secara profesional dan transparan. Ini demi menciptakan rasa keadilan dan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum,” tegasnya.
Kunjungan tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara Polres Pesawaran dan insan pers dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan berkeadilan.
(Rza)









