Polres Lampung Utara Bongkar Sindikat SIM Palsu Lintas Provinsi Empat Tersangka Diciduk, Omzet Ratusan Juta, Satu Simpan Pistol

Lampung Utara : Aparat Kepolisian Resor (Polres) Lampung Utara berhasil membongkar sindikat pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) palsu yang beroperasi lintas provinsi. Empat orang pelaku ditangkap dalam operasi di sejumlah lokasi di Lampung Selatan dan Kota Bandar Lampung.

Wakapolres Lampung Utara, Kompol Yohanis, menjelaskan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan seorang warga yang curiga dengan kejanggalan pada tanggal lahir di SIM miliknya. “Dipimpin Kasat Reskrim AKP Apfryyadi Pratama, Tim Tekab 308 bergerak cepat dan mengamankan empat pelaku di lokasi berbeda,” ujar Kompol Yohanis, Jumat (29/8/2025).

Keempat tersangka yang diringkus masing-masing berinisial H di Desa Bumi Sari, Kecamatan Natar; AS di Desa Tanjung Sari, Natar; BS di Gedung Pakuon, Teluk Betung Selatan; serta MAP di Hajimena, Natar. Seluruhnya langsung digelandang ke Mapolres Lampung Utara untuk penyidikan lebih lanjut.

Kasat Reskrim AKP Apfryyadi memaparkan peran masing-masing pelaku. H bertugas mencari pemesan SIM palsu, MAP menyediakan blangko dengan membeli SIM kadaluarsa melalui media sosial, AS menghapus data pada blangko, sementara BS bertugas mencetak dan melakukan finishing.

Dalam keterangannya, BS yang sehari-hari berdagang ayam potong di Pasar Cimeng mengaku mendapat upah Rp250 ribu untuk setiap SIM palsu. “Uangnya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, sindikat ini diketahui telah beroperasi selama tiga tahun. Omzetnya mencapai ratusan juta rupiah dengan produksi lebih dari 200 SIM palsu. Polisi menyita barang bukti berupa komputer, printer, cairan kimia, sejumlah SIM palsu, hingga sepucuk pistol dari tangan salah seorang tersangka.

“Para pelaku dijerat Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat. Khusus AS, karena kedapatan menyimpan senjata api, akan dijerat pasal berlapis sesuai Undang-Undang Darurat,” tegas Apfryyadi.

(Ayi)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *