UMKO Genjot Mutu Lulusan, Taruhan pada Standar Outcome-Based Education

Lampung Utara:  Di tengah tuntutan dunia kerja yang kian kompetitif, Universitas Muhammadiyah Kotabumi memilih memperketat ukuran keberhasilan pendidikan: sejauh mana lulusannya benar-benar “terpakai”.

Lewat pelatihan pengukuran Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) berbasis Outcome-Based Education (OBE), kampus ini menegaskan ulang arah mutu—bukan sekadar kelulusan, tetapi dampak.

banner 728x90

Pelatihan yang digelar di Aula Rektorat Lantai III, Rabu (1/4/2026), menghadirkan pemateri Suparman serta diikuti pimpinan fakultas dan dosen dari lintas disiplin, mulai dari pertanian hingga hukum dan komunikasi.
Rektor UMKO, Irawan Suprapto, menekankan bahwa CPL bukan sekadar indikator administratif, melainkan cermin nyata kualitas perguruan tinggi.

“Kemampuan lulusan—baik ilmu maupun keterampilan—menjadi ukuran apakah sistem pendidikan berjalan efektif atau tidak,” ujarnya.

Menurut dia, kampus yang mampu memastikan lulusannya relevan dengan kebutuhan eksternal berpeluang masuk kategori unggul. Karena itu, UMKO menempatkan perbaikan berkelanjutan sebagai strategi utama, mulai dari peningkatan kompetensi dosen hingga mendorong kreativitas dan prestasi mahasiswa.

Namun, di balik jargon OBE, ada tantangan besar: konsistensi dalam mengukur dan menautkan hasil pembelajaran dengan kebutuhan riil dunia kerja. Tanpa itu, CPL berisiko menjadi sekadar dokumen tanpa dampak.

UMKO berharap, ketika CPL benar-benar tercapai dan terserap oleh dunia luar, efek berantainya akan kembali ke kampus—meningkatkan kepercayaan publik dan memperkuat posisi sebagai pilihan pendidikan tinggi di Lampung Utara.

(Ayi/Ipul)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *