PESISIR BARAT : Setelah tiga hari pencarian intensif, jenazah seorang wisatawan yang terseret arus laut di Pantai Mandiri Sejati, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, akhirnya ditemukan, Senin (5/1/2026) pagi.
Korban ditemukan di perairan terbuka, hampir 10 mil laut dari garis pantai, menandai akhir dari operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur.
Korban diketahui bernama Rizal Wahyudi (29), warga Desa Kalibalangan, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara.
Jenazah Rizal ditemukan mengapung di sekitar rumpon Tambak Biha, kawasan laut lepas yang berada tak jauh dari Pantai Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, menjelaskan jenazah pertama kali terlihat oleh seorang nelayan yang tengah memancing sekitar pukul 07.30 WIB.
“Saksi melihat bagian telapak kaki muncul di permukaan laut. Setelah didekati, korban diketahui sudah meninggal dunia dengan posisi tengkurap di air,” ujar Yuni, Senin pagi.
Jenazah selanjutnya dievakuasi oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari kepolisian, Basarnas, BPBD, serta unsur masyarakat. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Krui Selatan untuk menjalani pemeriksaan medis luar.
Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya tanda pembusukan dan sianosis atau perubahan warna kebiruan di bagian belakang telinga kiri. Namun, aparat memastikan tidak ditemukan tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana.
“Tidak ada luka akibat penganiayaan. Seluruh anggota tubuh korban lengkap, dan kematian murni diduga akibat tenggelam,” kata Yuni menegaskan.
Peristiwa tragis ini bermula pada Sabtu (3/1/2026) sore, ketika Rizal berwisata bersama 13 orang rekannya di Pantai Mandiri. Sekitar pukul 16.30 WIB, korban dilaporkan kembali bermain di laut saat kondisi ombak tinggi. Tak lama kemudian, ia terseret arus dan hilang dari pandangan.
Sejak laporan diterima, tim gabungan melakukan pencarian darat dan laut selama tiga hari, menyisir pesisir pantai hingga perairan lepas. Arus laut yang kuat diduga membawa tubuh korban menjauh dari lokasi awal kejadian.
Setelah proses identifikasi rampung, jenazah Rizal diserahkan kepada pihak keluarga dan diberangkatkan ke Lampung Utara menggunakan ambulans Puskesmas Krui Selatan.
“Seluruh rangkaian penanganan hingga penyerahan jenazah berjalan aman dan kondusif,” ujar Yuni.
(**)





















