Jembatan Puluhan Tahun Rusak, Warga Kelapatujuh Dapat Kepastian Dibangun 2027

Lampung Utara:  Setelah puluhan tahun dibiarkan dalam kondisi rusak parah, jembatan penghubung tiga RT di Kelurahan Kelapatujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara, akhirnya mendapat kepastian pembangunan.

Jembatan yang menjadi akses utama warga RT 02, RT 04, dan RT 07 itu ditargetkan dibangun melalui APBD murni Lampung Utara 2027.

banner 728x90

Kepastian tersebut disampaikan Ketua DPRD Lampung Utara Yusrizal saat meninjau langsung kondisi jembatan bersama Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kadarsyah, Rabu (26/8/2026).

Puluhan tahun mengalami kerusakan, jembatan tersebut selama ini menjadi salah satu akses vital bagi aktivitas warga. Usulan perbaikannya bahkan telah berulang kali disampaikan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tingkat kelurahan.

Ketua RT 02 Suyatno mengaku lega dengan kunjungan tersebut. Ia berharap rencana pembangunan tidak lagi berhenti sebagai usulan.

“Alhamdulillah, terima kasih atas kunjungan Pak Ketua Dewan dan Pak Kadis. Jembatan ini sudah puluhan tahun rusak parah. Berkali-kali kami usulkan melalui musrenbang, tetapi belum menjadi prioritas,” kata Suyatno.

Menurut dia, perbaikan jembatan sangat mendesak karena menyangkut mobilitas masyarakat di tiga RT.

Sekretaris Lurah Kelapatujuh Ronald Eko Chandra juga menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai pembangunan jembatan akan menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan infrastruktur warga.

“Sudah ada gambaran jelas bahwa akan ada perbaikan jembatan yang selama ini sangat dinanti masyarakat,” ujarnya.

Ketua DPRD Lampung Utara Yusrizal mengatakan pihaknya berkewajiban menyerap aspirasi masyarakat, terutama menyangkut kebutuhan dasar dan akses mobilitas warga.

“Kami mendengar keluhan warga bahwa jembatan ini sudah puluhan tahun rusak. Sebagai wakil rakyat, kami mencoba memfasilitasi kepada eksekutif melalui dinas terkait agar jembatan ini bisa diperbaiki,” kata Yusrizal.

Ia memastikan pembangunan jembatan tersebut diarahkan masuk dalam program APBD murni 2027. Sebab, ruang fiskal pada APBD Perubahan 2026 telah dialokasikan untuk program yang sebelumnya masuk agenda pemerintah daerah.

“Kemungkinan perbaikan atau pembangunan jembatan ini dilakukan pada 2027 melalui APBD murni 2027,” tegasnya.

Kepala Dinas SDABMBK Kadarsyah membenarkan rencana tersebut. Dinasnya segera menurunkan tim teknis untuk mengukur kondisi lapangan, menghitung volume pekerjaan sekaligus menyiapkan desain jembatan.

“Insyaallah kita eksekusi pada 2027 melalui APBD murni. Saya akan segera menginstruksikan tim teknis untuk mempelajari, menghitung volume dan desain jembatan,” ujar Kadarsyah.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut cukup strategis karena berada di kawasan perkotaan dan menjadi bagian dari wajah Kota Kotabumi.

“Ini wilayah kota, sehingga menjadi wajah atau etalase pusat kota. Selain itu, jembatan ini merupakan akses jalan lingkungan yang penting bagi masyarakat,” katanya.

Dengan masuknya rencana pembangunan dalam APBD 2027, warga tiga RT kini tinggal menunggu proses perencanaan teknis dan penganggaran untuk mengubah jembatan yang puluhan tahun rusak menjadi akses yang lebih aman dan layak. (Ati/Pul)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *