Industri Semen Didorong Perkuat Sinergi, Jaga Kedaulatan Industri Nasional

BANDAR LAMPUNG — Industri semen nasional menghadapi tantangan persaingan yang semakin ketat di tengah dinamika perekonomian dan kebutuhan pembangunan infrastruktur yang terus meningkat.

Penguatan sinergi antarpelaku usaha, pemerintah, media, dan masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci untuk menjaga keberlanjutan industri strategis tersebut.

banner 728x90

Pesan itu disampaikan Direktur Utama Semen Baturaja, Suherman Yahya, saat berdialog dengan jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung di Kantor Semen Baturaja (Tbk) Pabrik Panjang, Bandar Lampung, Rabu (23/9/2026).

Suherman mengatakan, industri semen memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan nasional. Di sisi lain, industri tersebut juga menghadapi kompetisi yang semakin dinamis sehingga membutuhkan kolaborasi dan komunikasi yang kuat antarpemangku kepentingan.

“Sebagai anak bangsa, kami melihat bahwa industri semen saat ini masih secara mayoritas dikuasai oleh pengusaha nasional. Ini berbeda dengan beberapa industri lain yang mungkin sudah banyak dikuasai asing. Namun, kita tidak bisa menutup mata bahwa industri ini tengah menghadapi tantangan persaingan yang sangat ketat,” ujar Suherman.

Menurut dia, kondisi tersebut perlu dijawab melalui penguatan komunikasi dan kolaborasi, bukan hanya di internal perusahaan, tetapi juga dengan berbagai pihak yang berkepentingan terhadap keberlangsungan industri.

Pertemuan bersama PWI Lampung, kata Suherman, menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih terbuka sekaligus memperkuat ekosistem yang saling mendukung.

“Melalui sinergi ini, kami berharap dapat terus berkontribusi secara nyata. Fokus utama kami adalah memenuhi kebutuhan pembangunan nasional, sekaligus memberikan nilai tambah dan harapan yang positif bagi para pemegang saham,” katanya.
Perkuat Hubungan dengan Pemangku Kepentingan

Dalam pertemuan tersebut, Suherman juga memperkenalkan jajaran manajemen yang akan terlibat langsung dalam mengawal kinerja perusahaan di lapangan.

Tim tersebut antara lain mencakup bidang hubungan masyarakat, stakeholder management, serta corporate social responsibility (CSR). Pengelolaan CSR turut dikawal David Irwanto yang menjabat Senior Manager.

Kehadiran jajaran tersebut diharapkan memperkuat hubungan perusahaan dengan masyarakat dan pemangku kepentingan, sekaligus memastikan keberadaan perusahaan memberikan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan sekitar.

Bagi industri strategis seperti semen, keberadaan perusahaan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas produksi dan bisnis. Perusahaan juga memiliki tanggung jawab sosial serta kepentingan untuk menjaga hubungan yang konstruktif dengan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.

Sementara itu, Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah menyampaikan pentingnya dukungan berbagai pemangku kepentingan dalam menyukseskan agenda nasional yang akan berlangsung di Provinsi Lampung.

Dukungan tersebut terutama dibutuhkan untuk menyambut rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Lampung.

“Kami harapkan dukungan stakeholder bisa menyukseskan kegiatan nasional yang berlangsung di Lampung ini,” ujar Wirahadikusumah.

Menurut dia, kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam memastikan agenda nasional tersebut dapat memberikan manfaat bagi daerah sekaligus memperkuat posisi Lampung sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional.

Pertemuan antara jajaran Semen Baturaja dan PWI Lampung tersebut pun menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara dunia usaha dan insan pers, sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam mendukung pembangunan dan berbagai agenda strategis di Provinsi Lampung.
(*)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *