60 Pelamar Berebut 11 Kursi JPTP Lampung Utara, Seleksi Masuk Tahap Verifikasi

Lampung Utara: Perebutan 11 kursi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara memasuki babak baru. Hingga penutupan pendaftaran pada Jumat (25/9/2026) pukul 16.27 WIB, tercatat 60 pelamar mendaftarkan diri dalam seleksi terbuka untuk mengisi seluruh jabatan yang dibuka.

Dengan jumlah tersebut, seluruh 11 jabatan yang diseleksi telah memiliki pelamar. Kondisi ini berbeda dengan data sementara pada Jumat pagi, ketika jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMDT) masih belum tercantum memiliki pelamar. Dalam pembaruan terakhir, jabatan tersebut telah diisi lima nama.

banner 728x90

Seleksi terbuka JPTP tersebut telah dibuka sejak 11 September dan berakhir pada 25 September 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lampung Utara, Hendri Dunant, sebelumnya membenarkan pelaksanaan seleksi tersebut.

Dari daftar pendaftar, posisi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjadi salah satu jabatan dengan jumlah pelamar terbanyak, yakni delapan orang.
Mereka adalah Iim Agus Muslim, Doni Ferwari, Budiman Tohir, Dicky Fahlevi Suudi, Nerwan, Nebokadnezer S., Muhamad Randhy Pratamas, dan Anton Widawan Rahman.

Posisi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKA) serta Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja masing-masing diikuti tujuh pelamar.

Untuk BPKA, pendaftar terdiri atas Apriyadi, Heny Meyrastika, Iskandar Helmi, Biantori, Syamsi Syarifuddin, Antoni Effendi, dan M. Taslim Hasan.

Sementara untuk Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja, terdapat Andriyani Salim, Hepni, Dedi Nurman, Indra Gunawan, Zainal K., Iswany Hendri, dan Meity Zahara.

Selanjutnya, jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan masing-masing memiliki enam pelamar.

Untuk Disdukcapil, enam nama yang masuk ialah Imam Sampurna, Yustian, M. Ridho Alrasyidi, Rahardian Aksa, Husnul Karomi, dan Andin Budiman Patikraton.

Sedangkan untuk Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, pendaftar terdiri atas Ahmad Agus Rama Halik, Iwan Sagitariza, Adila Indriani, Rahmat Suhaimi, Aspriyanto, dan Sapto Prumo.

Dua jabatan lainnya, yakni Kepala BKPSDM dan Kepala Dinas PMDT, masing-masing diikuti lima pelamar.

Untuk BKPSDM, nama yang tercantum ialah Hendry Dunant, Heri Fitriansyah, Idrus, Novrida Nunyai, dan Yenni Rilia.

Adapun jabatan Kepala Dinas PMDT diikuti Redho Tiansya, Kasim, Hamami, Joni Bahri, dan Chandra Khairil.

Sementara itu, empat jabatan masing-masing memiliki empat pelamar. Jabatan tersebut yakni Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Penataan Ruang (Perkim), Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), serta Kepala Dinas Kesehatan.

Untuk Asisten Administrasi Umum Setda, pendaftarnya adalah Heri Rahman, Muhammad Erwin Syah, Yovita Agustina, dan Ramon Trioza.

Jabatan Kepala Dinas Perkim diikuti Dirgantara, Rico Budiyanto, Saukat, dan Yunada.

Untuk Kepala Dinas SDABMBK, terdapat Muhamad Husnan Tamrin, Reza Nompi Saleh, Aprizal, dan Suwarso.

Sedangkan jabatan Kepala Dinas Kesehatan diikuti dr. Theresia Hutabarat, Asianto, dr. Dian Mauji, dan Lisa Novriani.

Masuk Verifikasi Administrasi

Meski seluruh jabatan telah memiliki pelamar, daftar tersebut belum otomatis menjadi daftar peserta yang lolos seluruh tahapan seleksi.

Panitia Seleksi (Pansel) masih akan melakukan verifikasi persyaratan administrasi dan penilaian rekam jejak. Tahapan tersebut menjadi pintu awal untuk menentukan pelamar yang berhak mengikuti proses seleksi berikutnya.

Wakil Ketua Pansel JPTP Lampung Utara, Syarif Hidayat AR, mengatakan seluruh proses seleksi masih berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

“Saat ini proses pelaksanaan sedang berlangsung. Adapun keputusan dan tindak lanjutnya akan dituangkan dalam keputusan dan pengumuman setiap tahapan yang ada,” kata Syarif dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).

Setelah pendaftaran ditutup, tahapan selanjutnya dijadwalkan berupa seleksi atau penilaian berkas dan rekam jejak pada 26 September 2026.

Kemudian, uji kompetensi dijadwalkan berlangsung pada 27-29 September 2026. Hasil uji kompetensi selanjutnya akan dibahas melalui rapat Pansel sebelum proses dilanjutkan ke tahap berikutnya.

“Setiap tahapan akan diumumkan setelah melalui rapat penilaian Pansel,” ujar Syarif.

Tahap berikutnya adalah penyusunan makalah, presentasi, dan wawancara yang dijadwalkan berlangsung pada 4-6 Oktober 2026. Hasil akhir seleksi dijadwalkan diumumkan pada 7 Oktober 2026.

Tiga Nama Diajukan ke Bupati

Syarif menjelaskan, setelah seluruh rangkaian penilaian dilakukan, hasil uji kompetensi akan dilaporkan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dari proses tersebut, tiga nama untuk masing-masing jabatan akan diajukan kepada Bupati Lampung Utara selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

“Nanti dari BKN akan turun tiga nama untuk masing-masing OPD kepada Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian untuk ditetapkan salah satunya menduduki posisi kepala OPD,” jelasnya.

Khusus jabatan Kepala Disdukcapil, prosesnya diperkirakan membutuhkan waktu lebih panjang. Hal itu karena pengisian jabatan tersebut memerlukan rekomendasi dari BKN serta menunggu rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Saya tidak bisa memastikan, tetapi mudah-mudahan Oktober semuanya sudah terisi secara definitif,” kata Syarif.

Dengan demikian, sebanyak 60 nama yang kini tercatat sebagai pelamar masih harus melewati sejumlah tahapan penilaian sebelum nantinya ditetapkan sebagai pejabat yang menduduki 11 jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Lampung Utara. (Ayi/Ipul)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *