Gubernur Mirza Buka Pesantren Kilat Baznas di Islamic Center, Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda

BANDAR LAMPUNG : Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membuka kegiatan pesantren kilat dan iktikaf yang diikuti ratusan siswa SMA dan SMK se-Kota Bandar Lampung di Islamic Center, Sabtu, (14/03/2026).

Kegiatan yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung itu memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat pembinaan karakter dan spiritual pelajar.

banner 728x90

Dalam sambutannya, Mirza mengapresiasi Baznas Lampung yang dinilai tidak hanya menjalankan program bantuan sosial, tetapi juga aktif membangun kualitas sumber daya manusia melalui pembinaan generasi muda.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya menyampaikan apresiasi kepada Baznas yang terus menghadirkan program-program yang tidak hanya membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga membangun karakter generasi muda,” kata Mirza.

Menurut dia, masa depan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Karena itu, penguatan nilai-nilai agama dan akhlak menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

Mirza menilai kemajuan suatu daerah tidak semata ditentukan oleh kekayaan alam atau pertumbuhan ekonomi, melainkan oleh kualitas moral generasi mudanya. “Kalau ingin melihat masa depan suatu negeri, lihatlah pemuda-pemudanya,” ujarnya.

Ia juga menyinggung tantangan yang dihadapi generasi muda di era perkembangan teknologi dan media sosial yang begitu cepat. Di Provinsi Lampung, kata dia, terdapat sekitar 330 ribu siswa SMA yang dalam beberapa tahun ke depan akan memasuki usia produktif.

Karena itu, pemerintah perlu memastikan generasi tersebut memiliki arah dan fondasi yang kuat agar mampu menghadapi perubahan zaman.

“Kita tidak ingin sumber daya manusia di Lampung menjadi sia-sia karena tidak ada yang mengarahkan. Cara terbaik menjaga generasi muda adalah menanamkan nilai agama dan akhlak yang baik,” kata Mirza.

Ia juga mengingatkan para pelajar untuk memanfaatkan teknologi secara bijak, termasuk menggunakan media sosial sebagai sarana menyebarkan hal-hal positif seperti ilmu pengetahuan dan inspirasi.

Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain mengatakan pesantren kilat dan iktikaf tersebut merupakan bagian dari program pembinaan generasi muda sekaligus bentuk syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

Menurut Iskandar, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi pelajar untuk mempelajari adab, memperdalam pemahaman agama, serta memahami tata cara beribadah dan etika dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan itu, Baznas Lampung juga menyalurkan santunan kepada 100 siswa SMA dan SMK di Bandar Lampung. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Lampung kepada para penerima.

Baznas juga mendorong penguatan program Gerakan Infak Pendidikan di sekolah-sekolah. Dana infak yang dihimpun dari siswa nantinya akan dikembalikan ke sekolah untuk membantu pelajar yang membutuhkan.
Ke depan, Baznas Lampung berencana menggelar pertemuan rutin Rohani Islam (Rohis) se-Bandar Lampung di Islamic Center sebagai bagian dari pembinaan karakter dan spiritual pelajar.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap generasi muda Lampung tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter serta akhlak yang kuat.

(Tri Sanjaya)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *