Kades Labuhan Ratu IV Tewas di Kamar Hotel, Polisi Duga Serangan Jantung

Lampung Timur — Warga Kecamatan Labuhan Ratu digegerkan oleh penemuan jasad seorang kepala desa di kamar hotel, Jumat dini hari, (3/4/ 2026). Korban berinisial JO (53), diketahui menjabat sebagai Kepala Desa Labuhan Ratu IV.

JO ditemukan tidak bernyawa di kamar nomor E-04 sebuah hotel di kawasan Jalan Lintas, Kecamatan Labuhan Ratu. Saat ditemukan, korban dalam posisi terlentang dan hanya mengenakan celana dalam.

banner 728x90

Temuan di dalam kamar memunculkan tanda tanya. Petugas mendapati sejumlah barang, antara lain sisa minuman keras, kemasan obat kuat merek Kuda Liar, serta tisu magic yang telah digunakan. Namun hingga kini, belum dapat dipastikan apakah korban sempat bersama orang lain sebelum meninggal.

Salah satu pelayan hotel, Feri, mengaku sempat melihat kondisi korban beberapa jam sebelum ditemukan tewas. JO diketahui check-in seorang diri pada pagi hari sebelumnya, sekitar pukul 07.30 WIB.

“Sore harinya saya sempat mengetuk pintu. Tidak terkunci, sempat terbuka sedikit. Saya lihat korban seperti tidur terlentang. Karena tidak merespons, pintu saya tutup kembali,” kata Feri.

Kecurigaan muncul setelah hingga larut malam korban tak juga keluar kamar. Seorang anggota keluarga kemudian datang ke hotel untuk mencari keberadaan JO. Saat pintu dibuka, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Polisi dari Polres Lampung Timur yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal. Hasil sementara tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kasatreskrim Polres Lampung Timur, Stefanus Reinaldo Boyoh, menyatakan dugaan awal mengarah pada faktor kesehatan.

“Dari hasil visum tidak ditemukan tanda kekerasan. Analisa awal, korban diduga meninggal akibat serangan jantung. Korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit tersebut,” ujarnya.

Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan tidak ada unsur lain di balik kematian tersebut.

Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah. Pada hari yang sama, jenazah JO langsung dimakamkan di pemakaman umum Desa Labuhan Ratu IV.

Peristiwa ini menyisakan tanda tanya di tengah masyarakat, terutama terkait aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal di kamar hotel. Polisi memastikan penyelidikan tetap berlanjut guna mengungkap secara utuh kronologi kejadian.

(**)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *