Tinjau Jalan Rusak di Jati Agung, Gubernur Lampung Targetkan Perbaikan Drainase dan Kemantapan Ruas Strategis

Bandar Lampung: Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat perbaikan infrastruktur jalan dengan menargetkan peningkatan kemantapan ruas-ruas strategis penopang distribusi barang dan jasa.

Komitmen itu ditegaskan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal saat meninjau kondisi Jalan Pangeran Senopati, Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (25/2/2026).

banner 728x90

Peninjauan tersebut difokuskan pada titik-titik kerusakan jalan yang diperparah genangan air akibat terganggunya fungsi drainase.

Pemerintah daerah menilai persoalan ini tidak semata soal konstruksi, tetapi juga terkait tata ruang dan pemanfaatan saluran air di sekitar pasar Jatimulyo.

“Ruas yang mengalami kerusakan akan segera kita perbaiki. Fungsi gorong-gorong juga akan kita kembalikan seperti semula untuk mengantisipasi genangan saat hujan,” kata Mirzani di lokasi.

Menurut dia, penyempitan badan jalan dan tertutupnya saluran drainase menjadi faktor utama yang mempercepat degradasi jalan. Air yang tidak mengalir optimal menyebabkan struktur aspal cepat rusak, sehingga meningkatkan biaya pemeliharaan.

Pemprov Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi menyatakan akan mengakselerasi normalisasi drainase bersamaan dengan perbaikan konstruksi jalan. Pengawasan berkala terhadap ruas provinsi juga diperketat untuk mencegah kerusakan berulang.

Selain perbaikan fisik, pemerintah mengedepankan pendekatan persuasif kepada pedagang dan pemilik kios di sekitar pasar agar tidak memanfaatkan area gorong-gorong dan bahu jalan.

Pemerintah meminta ruang publik dikembalikan pada fungsi semula demi menjaga sistem drainase tetap berjalan.

Kemantapan jalan, menurut Mirzani, menjadi salah satu indikator penting dalam menopang kelancaran distribusi dan stabilitas harga. Infrastruktur yang memadai diyakini memberi efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi dan daya saing daerah.

Dengan perbaikan yang menyasar aspek konstruksi dan tata kelola ruang, Pemprov Lampung menargetkan konektivitas antarwilayah kian terjaga dan biaya logistik dapat ditekan.

(Tri Sanjaya)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *