Jalan Kapten Mustofa Rusak, Warga Tanjung Harapan Tiga Kali Patungan Tambal Lubang

Lampung Utara: Warga Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, kembali turun tangan memperbaiki jalan rusak di wilayah mereka. Untuk ketiga kalinya, warga bergotong royong menambal lubang besar di Jalan Kapten Mustofa, tepatnya di depan Gang Merak IV, Minggu (15/03/2026).

Aksi swadaya itu dilakukan karena kerusakan jalan yang semakin parah dan belum juga mendapat penanganan dari pemerintah daerah.

banner 728x90

Jalan kabupaten yang kerap dilalui kendaraan tersebut kini dipenuhi lubang dengan diameter yang hampir menutup sebagian besar badan jalan. Di beberapa titik lain, lubang-lubang baru juga mulai bermunculan sepanjang ruas jalan yang kerap dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Warga menilai kerusakan jalan terus membesar akibat hujan yang kerap turun dalam beberapa waktu terakhir. Air yang menggenang di lubang membuat aspal cepat terkelupas dan semakin rusak setelah dilindas kendaraan.

“Awalnya lubangnya kecil, tapi karena sering tergenang air dan dilalui kendaraan, lama-lama semakin besar,” kata Edison, salah seorang warga setempat, saat ditemui di lokasi perbaikan.

Menurut Edison, hingga kini belum ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk memperbaiki ruas jalan tersebut secara permanen. Kondisi itu membuat warga khawatir kerusakan akan semakin meluas dan membahayakan pengguna jalan.

“Kalau dibiarkan tanpa perbaikan, pasti akan makin banyak bagian jalan yang rusak dan berlubang. Kami berharap pemerintah segera turun tangan,” ujarnya.

Dalam aksi gotong royong tersebut, warga menutup lubang dengan campuran semen yang dicor secara manual. Material perbaikan dibeli dari hasil sumbangan masyarakat sekitar.

Namun, menurut Fauzi warga lainnya, cara ini hanya menjadi solusi sementara. “Tambalan semen biasanya hanya mampu bertahan beberapa minggu sebelum kembali rusak akibat lalu lintas kendaraan dan cuaca, ” kata Fauzi.

Meski demikian, warga tetap memilih melakukan perbaikan secara swadaya karena khawatir lubang jalan memicu kecelakaan.

“Ini sudah ketiga kalinya kami tambal di lokasi yang sama. Kami takut kalau dibiarkan, nanti makin banyak korban kecelakaan. Jadi warga berinisiatif memperbaiki sendiri,” kata Fauzi.

Warga berharap pemerintah Kabupaten Lampung Utara segera melakukan perbaikan permanen agar kerusakan jalan tidak terus berulang dan membahayakan masyarakat yang melintas setiap hari.
(*)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *