Bandar Lampung – Belum genap sepekan ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tanggamus, Tony Eka Candra langsung bergerak cepat melakukan konsolidasi internal partai.
Langkah awal yang dilakukan adalah menggelar rapat pleno bersama jajaran pengurus untuk mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) dan memperkuat mesin organisasi hingga tingkat kecamatan.
Rapat pleno yang berlangsung di Aula DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Senin (8/6/2026), dihadiri Sekretaris DPD Partai Golkar Tanggamus Refki, jajaran pengurus kabupaten, organisasi sayap, serta unsur Hasta Karya Partai Golkar se-Kabupaten Tanggamus.
Turut hadir Ketua Harian DPD Partai Golkar Provinsi Lampung Riza Mirhadi bersama sejumlah wakil ketua dan wakil sekretaris DPD Golkar Lampung.
Dalam arahannya, Tony Eka Candra menegaskan bahwa tugas yang diembannya bukan sekadar menjalankan roda organisasi, tetapi juga memastikan seluruh tahapan menuju Musda berjalan tertib dan sukses.
“Saya mendapat amanah untuk melakukan konsolidasi internal, menggerakkan organisasi, serta mempersiapkan pelaksanaan Musda DPD Partai Golkar Kabupaten Tanggamus agar berjalan lancar, aman, dan menghasilkan kepemimpinan yang kuat,” ujar Tony.
Menurut dia, konsolidasi menjadi langkah penting untuk memperkuat soliditas partai menjelang agenda politik ke depan. Karena itu, rapat pleno juga membahas penataan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan.
Salah satu keputusan penting yang dihasilkan adalah penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) pada 15 Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar. Langkah tersebut dilakukan karena masa bakti kepengurusan sebelumnya telah berakhir.
Sementara itu, lima Pimpinan Kecamatan lainnya tetap diberikan perpanjangan masa jabatan hingga Musda digelar.
“Kelima PK tersebut diperpanjang karena dinilai memiliki Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela (PDLT) dalam menjalankan tugas organisasi,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua Harian DPD Partai Golkar Provinsi Lampung Riza Mirhadi menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan disiplin organisasi. Menurutnya, setiap kader Golkar harus menjadikan prinsip Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela (PDLT) sebagai landasan dalam berpartai.
“PDLT menjadi instrumen penting dalam setiap pengambilan keputusan partai. Karena itu, seluruh kader harus menjaga integritas dan soliditas organisasi,” tegas Riza.
Riza juga memasang target politik yang cukup ambisius bagi Golkar Tanggamus pada Pemilu mendatang. Jika saat ini Golkar memiliki empat kursi di DPRD Tanggamus, maka target ke depan adalah meningkatkan perolehan kursi lebih dari dua kali lipat.
“Target kita jelas. Dari empat kursi yang ada saat ini, minimal menjadi sembilan kursi DPRD Kabupaten Tanggamus. Itu bisa dicapai jika seluruh kader tetap solid dan bekerja bersama,” tandasnya.
(Rls/*)























