LAMPUNG UTARA : Jabatan tinggi di tubuh TNI tidak membuat Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi melupakan tempat yang menjadi bagian penting dari perjalanan hidupnya. Di tengah agenda kedinasan, Pangdam XXI/Radin Inten itu menyempatkan diri berziarah ke makam kedua orang tuanya di Taman Pemakaman Umum (TPU) Kamboja, Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi Kota, Lampung Utara, Minggu, (25/10/ 2026).
Kristomei tiba sekitar pukul 07.05 WIB. Tidak ada seremoni berlebihan. Ia langsung menuju makam ayah dan ibunya. Di hadapan dua pusara tersebut, jenderal bintang tiga itu menundukkan kepala, berdoa, kemudian menaburkan bunga.
Momen tersebut menjadi sisi lain dari sosok perwira tinggi TNI yang sehari-hari berada dalam lingkup tugas menjaga keamanan wilayah.
Di tengah keheningan kompleks pemakaman, Kristomei sejenak meninggalkan atribut dan rutinitas kedinasan. Ia hadir sebagai seorang anak yang datang mengingat kedua orang tuanya.
Dandim 0412/Lampung Utara Letkol Inf Roni Faturohman turut mendampingi kegiatan tersebut bersama jajaran prajurit Kodim 0412/LU dan Babinsa setempat.
Ziarah berlangsung dalam suasana khidmat. Pengamanan dilakukan prajurit Kodim 0412/LU, namun tetap berlangsung secara humanis.
Bagi Kristomei, ziarah tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. Momen itu menjadi kesempatan untuk mengenang jasa dan doa kedua orang tua yang menjadi bagian dari perjalanan hidupnya hingga mencapai posisi sebagai perwira tinggi TNI.
Usai berdoa, Kristomei menyapa prajurit Kodim 0412/LU dan warga yang berada di sekitar TPU. Senyum dan sapaan tersebut mencairkan suasana sebelum ia melanjutkan agenda berikutnya.
Dari TPU Kamboja, Kristomei dijadwalkan mengecek infrastruktur jajaran Koramil 412-04/Kotabumi. Markas Koramil tersebut menjadi salah satu fasilitas yang mendapat perhatian untuk dilakukan renovasi.
Kunjungan itu sekaligus membawa Kristomei kembali ke Kotabumi, daerah yang memiliki ikatan personal dengan perjalanan hidupnya.
Di satu sisi, ia datang sebagai Pangdam XXI/Radin Inten dengan tanggung jawab besar dalam struktur TNI. Namun di sisi lain, di hadapan makam kedua orang tuanya, ia kembali pada peran yang paling sederhana: seorang anak yang datang untuk berdoa dan mengenang orang tuanya. (*/Rls Pendim 0412)























