Bandar Lampung : Dalam upaya mengatasi banjir yang kerap terjadi saat musim hujan, prajurit Kodam XXI/Radin Inten melaksanakan kegiatan “Grebek Sungai” di sejumlah titik rawan banjir di wilayah Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini melibatkan ratusan personel yang difokuskan pada perbaikan tanggul sungai, pembersihan aliran air, serta penanganan talut yang rusak akibat banjir.
Kegiatan tersebut melibatkan personel dari Yon TP 943/DPC Lampung Timur sebanyak 100 orang dan Yon TP 848/SPC Lampung Tengah sebanyak 100 orang, dengan dukungan sarana mobilitas berupa 2 unit bus dan 2 unit truk dari Pemerintah Daerah. Sabtu (18/04/2026).
Aksi nyata di lapangan dibagi ke dalam enam sasaran utama yang tersebar di wilayah Kedaton, Way Halim, hingga Bumi Waras.
Pada Sasaran I di wilayah Gang Patria, Kelurahan Kedaton, tim melaksanakan perbaikan tanggul sepanjang 29 meter. Kegiatan meliputi pembersihan sampah sungai, pengangkatan batu runtuhan, penggalian pondasi sepanjang 22 meter, serta pembongkaran pondasi yang rusak.
Sementara itu, Sasaran II dan Sasaran III yang berada di Jalan Kelinci, Kelurahan Kedaton, difokuskan pada pembersihan material talut yang jebol, pengangkatan material, serta perapian pondasi di titik-titik yang terdampak.
Pada Sasaran IV di wilayah Jagabaya I, Kecamatan Way Halim, prajurit melakukan pembersihan material talut yang roboh, pengangkatan batu belah akibat banjir, serta perbaikan pondasi penahan air.
Selanjutnya, Sasaran V di Jalan Tidore, Jagabaya II, mengerjakan perbaikan sepanjang 30 meter dengan kegiatan serupa, yakni pembersihan sungai, penggalian pondasi, serta pengangkatan material runtuhan.
Sedangkan Sasaran VI di wilayah Garuntang, Kecamatan Bumi Waras, difokuskan pada pembersihan sampah dan reruntuhan material rumah warga terdampak banjir, sekaligus pengumpulan batu kali untuk pembangunan kembali tembok penahan air yang roboh.
Kegiatan Grebek Sungai ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap lingkungan dan masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi dampak bencana banjir. Dengan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah, diharapkan aliran sungai dapat kembali lancar dan risiko banjir dapat diminimalisir.
Selain sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi lingkungan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan sungai dan kelestarian lingkungan.
Kodam XXI/Radin Inten menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat, termasuk dalam penanggulangan bencana alam.
(**)























