Membidik Mimpi ke Pelatnas: Mengenal Wildan Hakim, Permata Bulu Tangkis Asal Wiralaga Mesuji, Potensi Atlet Masa Depan

Mesuji : Nama Wildan Hakim Kanedi mungkin belum bergaung di panggung internasional, namun di kancah bulu tangkis lokal, remaja kelahiran Wiralaga, 18 Juni 2009 ini digadang-gadang sebagai salah satu aset masa depan Mesuji yang menjanjikan. Hal itu termonitor melalui prestasi dan aksi gemilang nya meraih juara 1 pada ajang kejuaraan KONI Expo Mesuji tahun 2026.

Di usianya yang kini duduk di bangku kelas XI di SMA Negeri 1 Mesuji Lampung tersebut, sosok remaja Berpotensi (Wildan) telah menunjukkan konsistensi dan determinasi yang luar biasa untuk mengejar mimpinya menjadi atlet profesional.

banner 728x90

Terlahir dari keluarga sederhana, buah hati pasangan bapak Kanedi dan Ibu Beti , anak bungsu dari 4 bersaudara ini sudah akrab dengan raket usia nya sejak dini. Langkah awalnya di dunia tepok bulu dimulai saat ia masih duduk di kelas 5 Sekolah Dasar (SD). Dimana, sejak saat itu waktu luangnya ia habiskan untuk mengasah kemampuan smash dan kelincahan kaki di lapangan.

Latihan Tekun dan Dukungan Keluarga :

Perjalanan Wildan tidak lepas dari kerja keras dan disiplin tinggi. Di saat remaja sebayanya menghabiskan waktu untuk bermain, Wildan memilih untuk memeras keringat di dalam gedung olahraga. Bakat alamiahnya yang diasah sejak kecil telah membuahkan berbagai prestasi di sejumlah ajang turnamen sebelumnya, menjadikannya salah satu pemain yang patut diperhitungkan di tengah atlet seusianya.

Dari Sang ayah, bapak Kanedi menyatakan rasa bangganya terhadap dedikasi anak bungsunya tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak keluarga akan selalu memberikan dukungan penuh, baik moral maupun materiil demi sebuah harapan dan impian sang Wildan.

“Sebagai orang tua, kami melihat fokus dan keinginan keras Wildan sejak kecil tidak pernah luntur. Kami hanya bisa mendukung dan mendoakan agar apa yang dia cita-citakan untuk menjadi pemain terbaik tanah air di kancah internasional bisa terwujud,” ujar sang ayah saat diwawancarai media.

Antara bulu tangkis dan sekolah, menjadi seorang atlet pelajar tentu bukan perkara mudah. Wildan harus pintar membagi waktu antara kewajiban akademisnya sebagai siswa kelas XI dan jadwal latihan yang padat. Menariknya, meski fokus utamanya adalah bulu tangkis, Wildan juga memiliki hobi bermain Game Digital dan bola Futsal untuk menjaga stamina dan mengusir kejenuhan.

Saat ditemui di sela-sela latihannya, Wildan mengungkapkan rahasia di balik kegigihanya di lapangan. Baginya, setiap kegagalan di masa lalu adalah bahan bakar untuk melangkah lebih jauh.

“Bagi saya, tantangan terbesar adalah melawan rasa malas diri sendiri. Saya selalu memegang prinsip: ‘Hasil tidak akan pernah mengkhianati proses. Teruslah berlatih saat orang lain sedang tidur, karena dari sanalah kemenangan itu dibentuk,’” tegas Wildan mengenai moto hidupnya.

Dengan bakat, prestasi yang sudah dikantongi, dan mentalitas baja yang dimilikinya, jalan Wildan Hakim Kanedi menuju podium tertinggi bulu tangkis Indonesia masih terbuka lebar. Publik Wiralaga tentu berharap, nama Wildan kelak akan mengharumkan nama bangsa dan daerah kelahirannya di panggung olahraga dunia masa akan datang. (Kotan).

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *