BANDAR LAMPUNG – Misteri menyelimuti kematian seorang warga negara Inggris di Hotel Radisson Lampung, Kota Bandar Lampung. Gareth John Marks (53), chef yang bekerja di PT Philips Seafood Indonesia, ditemukan meninggal dunia di kamar hotel, Selasa (1/9/2026).
Polisi masih menyelidiki penyebab kematian pria tersebut. Hasil pemeriksaan luar terhadap tubuh korban sejauh ini tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Herbin Sianipar mengatakan, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi dan rekaman CCTV hotel. Sedikitnya lima saksi telah dimintai keterangan.
“Korban warga negara Inggris. Kami sudah meminta keterangan saksi-saksi dan memeriksa CCTV,” kata Herbin.
Dari rekaman CCTV, korban diketahui masuk ke kamar seorang diri. Korban kemudian ditemukan setelah rekan kerjanya mencoba menghubungi melalui telepon, namun tidak mendapat respons.
Polisi juga menemukan sejumlah obat-obatan di dalam kamar korban. Namun, belum dapat dipastikan apakah obat tersebut berkaitan dengan kematian korban.
“Secara fisik, hasil pemeriksaan luar tidak ada tanda-tanda kekerasan. Ada obat-obatan kesehatan, tetapi masih akan kami mintai keterangan ahli, termasuk dokter,” ujar Herbin.
Untuk memastikan penyebab kematian, polisi masih menunggu hasil autopsi. Keterangan medis tersebut akan menjadi dasar penyidik menarik kesimpulan terkait kematian korban.
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Gigih Andri Putranto menambahkan, korban tercatat menginap di Hotel Radisson Lampung sejak 26 Agustus hingga 5 September 2026.
Sehari sebelum ditemukan meninggal, Senin (31/8/2026), Gareth kembali ke hotel setelah mengalami sakit. Informasi mengenai kondisi korban itu diketahui pihak hotel dari perusahaan tempatnya bekerja.
Sementara itu, pihak kepolisian masih menunggu kedatangan keluarga korban yang berada di Thailand untuk proses selanjutnya.
Polisi memastikan penyelidikan tetap dilakukan hingga penyebab pasti kematian WNA tersebut terungkap.
(*)























