Jakarta : Ketua Umum Aliansi Rakyat Mahasiswa Anak Daerah (ARMADA) sekaligus aktivis muda Nahdlatul Ulama (NU), Aris Tama, S.H., menyatakan dukungannya terhadap langkah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam memberantas peredaran narkoba, khususnya di kawasan yang rawan menjadi pusat transaksi narkotika.
Aris menegaskan, pemberantasan narkoba tidak boleh berhenti pada penangkapan pengguna dan pengedar di lapangan. Aparat harus menelusuri serta membongkar jaringan bandar dan pemasok hingga ke akar.
“Pemberantasan narkoba tidak cukup dengan menangkap pelaku di lapangan. Bandar dan jaringan pemasoknya harus dibongkar sampai ke akar. Jangan biarkan kampung-kampung kita menjadi ruang tumbuhnya kejahatan yang merusak masa depan generasi muda,” tegas Aris, Jumat (16/10/2026).
Menurutnya, penegakan hukum harus berjalan tegas dan konsisten, disertai langkah pencegahan melalui edukasi, keterlibatan masyarakat, serta rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika.
“Perang terhadap narkoba bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga menyelamatkan manusia dan masa depan bangsa. Negara harus hadir, masyarakat harus bergerak, dan generasi muda harus dilindungi,” tutupnya. (*)























