BANDAR LAMPUNG : Bukan perkara pemilu, kali ini Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Utara, Anthon Ferdiansyah, harus berurusan dengan aparat kepolisian.
Anthon melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan Toyota Fortuner miliknya ke Polda Lampung. Perkara itu bahkan berujung aksi kejar-kejaran polisi dengan seorang pria berinisial R.G. di sejumlah ruas jalan Kota Bandar Lampung.
Kasus tersebut kini ditangani Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung.
Peristiwa pengejaran berlangsung Kamis (1/10/2026) sore. Aksi tersebut sempat membuat warga di sekitar kawasan Fly Over MBK, Kedaton, geger.
Informasi yang dihimpun, kasus bermula saat Anthon hendak menjual mobil Toyota Fortuner miliknya.
R.G. kemudian datang dan menyatakan berminat membeli kendaraan tersebut. Setelah terjadi komunikasi, keduanya menyepakati harga mobil.
Fortuner pun diserahkan kepada R.G.
Namun, persoalan muncul setelah pembayaran kendaraan yang telah disepakati disebut tak kunjung diselesaikan.
Anthon kemudian memberikan kesempatan kepada R.G. untuk memenuhi kewajibannya. Namun hingga batas waktu yang diberikan, pembayaran belum juga dituntaskan.
Merasa dirugikan, Anthon akhirnya membawa perkara tersebut ke jalur hukum.
Laporan polisi tercatat dengan Nomor LP/B/420/VI/2026/SPKT/POLDA LAMPUNG, yang dibuat pada Juni 2026.
Penyidik kemudian memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti. Setelah dilakukan gelar perkara, polisi menyatakan telah memiliki bukti yang cukup untuk mengambil tindakan hukum terhadap R.G.
Surat perintah penangkapan pun diterbitkan. Namun saat hendak ditangkap, R.G. disebut memilih kabur.
Pengejaran polisi berlangsung dari kawasan Fly Over MBK, Kedaton, kemudian berlanjut ke arah bypass hingga Jalan Untung Suropati.
Drama kejar-kejaran berakhir ketika R.G. menghentikan kendaraannya di sebuah rumah mewah di kawasan Untung Suropati.
Bukannya menyerahkan diri, R.G. diduga melompati pagar rumah dan melarikan diri melalui bagian belakang. Petugas langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi.
Namun hingga kini, R.G. belum berhasil diamankan dan masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Dikonfirmasi mengenai perkara tersebut, Anthon Ferdiansyah membenarkan bahwa dirinya merupakan pihak yang melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan kendaraan tersebut ke Polda Lampung.
“Iya, benar,” ujar Anthon, Minggu (4/10/2026) malam.
Hingga kini, polisi masih memburu R.G. Masyarakat yang mengetahui keberadaan orang yang dicari tersebut diimbau segera memberikan informasi kepada kepolisian melalui Call Center Polri 110.
(Ayi/Ipul)























