Mesuji— Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mesuji menggelar rapat koordinasi penting guna memantapkan manajemen kepengurusan sekaligus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang. Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat Gedung Olahraga (GOR) KONI Mesuji, Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, pada Senin (13/07/2026).
Rapat penting ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Mesuji, Budi Yuhanda, S.H., M.Kn., didampingi Wakil Ketua Harian 1 Heri Novianto, Sekretaris KONI Rudi Juniansyah, serta dihadiri oleh segenap jajaran pengurus KONI Mesuji.
Dalam arahannya, Ketua Umum KONI Mesuji Budi Yuhanda menekankan pentingnya soliditas dan peran aktif dari seluruh lini kepengurusan. Ia meminta tidak ada lagi pengurus yang pasif, baik di internal organisasi KONI maupun di bidang masing-masing Cabang Olahraga (Cabor).
”Momentum Porprov ini adalah pembuktian kita. Saya meminta seluruh jajaran pengurus untuk terus berperan aktif, bahu-membahu, baik dalam manajemen KONI maupun dalam mendampingi setiap cabor. Kita harus melebur menjadi satu tim yang solid,” tegas Budi Yuhanda.
Agenda utama pertemuan ini juga difokuskan pada diskusi pemetaan program kerja, khususnya strategi taktis menyongsong Porprov. Tercatat, Kabupaten Mesuji direncanakan bakal mengirimkan delegasi terbaiknya yang tersebar di 16 cabang olahraga.
”Saya berharap hari ini kita fokus berdiskusi tentang program kegiatan KONI, terutama dalam menghadapi Porprov. Kita bedah apa saja kebutuhan prioritas dari 16 cabor yang akan mewakili nama baik Kabupaten Mesuji ini. Kita ingin persiapan teknis para atlet benar-benar matang,” lanjut Budi.
Kemudian menanggapi tantangan klasik terkait pendanaan, manajemen KONI Mesuji pun memastikan akan tetap memberikan dukungan penuh (full support) kepada para atlet dan pelatih. Kendati demikian, dukungan tersebut akan disesuaikan secara rasional berdasarkan koridor kemampuan keuangan daerah.
Terkait hal ini, pihak KONI tidak tinggal diam. Budi Yuhanda menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah gencar bergerak di luar anggaran daerah untuk mencari alternatif pendanaan demi menyukseskan target prestasi di Porprov.
”Kami pastikan KONI dan pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh dan semaksimal mungkin berdasarkan kemampuan keuangan daerah yang ada saat ini. Namun, kami juga tidak mau pasrah. Saat ini, pengurus terus menggenjot berbagai upaya dan ke jejaring di tingkat provinsi maupun swasta untuk mendapatkan bantuan pendanaan tambahan bagi kegiatan Porprov mendatang,” jelasnya optimistis.
Kabar Baik untuk Atlet: Usulkan Beasiswa Prestasi ke Pemerintah Daerah.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang dalam membina putra-putri daerah, Ketua Umum KONI Mesuji juga membawa angin segar dalam rapat tersebut. Ia berkomitmen untuk memperjuangkan masa depan pendidikan para atlet yang berhasil mengharumkan nama Mesuji.
”KONI tidak hanya menuntut prestasi, tapi juga memikirkan masa depan para atlet. Saya secara pribadi dan kelembagaan akan mengupayakan dan mengusulkan program beasiswa bagi atlet Mesuji yang berprestasi langsung kepada Pemerintah Daerah. Ini adalah bentuk apresiasi konkret agar mereka tetap termotivasi membawa pulang medali,” pungkas Budi Yuhanda menutup statmennya.
Rapat koordinasi ini kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan teknis dari masing-masing bidang pengurusan untuk merumuskan target medali dari 16 cabor yang akan berlaga. (Kotan)























