PESAWARAN – Balai Riset dan Mobilisasi Pertanian (BRMP) Lampung memastikan ketersediaan benih padi biofortifikasi yang akan disalurkan kepada petani di Kabupaten Pesawaran melalui program bantuan pemerintah.
Kepastian tersebut diperoleh setelah tim BRMP Lampung melakukan verifikasi stok benih di gudang CV Karya Sentosa Makmur. Kegiatan itu merupakan bagian dari proses verifikasi dan validasi calon penerima dan calon lokasi (CPCL) bantuan pemerintah, sebagaimana disampaikan BRMP Lampung melalui akun Instagram resminya, Kamis (30/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, tim BRMP memeriksa kesiapan benih yang akan didistribusikan, mulai dari jumlah hingga mutu benih. Pemeriksaan meliputi penimbangan volume benih di lapangan serta pencocokan label pada kemasan dengan sertifikat uji mutu benih.
Verifikasi dilakukan untuk memastikan benih yang diterima petani memenuhi standar kualitas dan kuantitas yang telah ditetapkan sehingga penyaluran bantuan dapat berlangsung sesuai ketentuan.
Benih padi biofortifikasi merupakan varietas padi yang diperkaya kandungan zat gizi, seperti zat besi dan zinc. Varietas ini diharapkan tidak hanya mendukung peningkatan produksi pertanian, tetapi juga berkontribusi terhadap perbaikan kualitas gizi masyarakat.
Direktur CV Karya Sentosa Makmur, Asep, mengatakan pihaknya telah menyiapkan stok benih sesuai kebutuhan program bantuan pemerintah di Kabupaten Pesawaran.
“Saat ini varietas yang dibutuhkan adalah padi Nutrizink. Stok yang kami miliki sudah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan di Kabupaten Pesawaran,” ujar Asep.
Ia berharap ketersediaan benih tersebut dapat memperlancar proses distribusi sehingga bantuan segera diterima petani sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
BRMP Lampung menegaskan akan terus mengawal proses penyaluran bantuan pemerintah agar berlangsung tepat sasaran, tepat jumlah, serta memenuhi standar mutu benih yang dipersyaratkan.(Lim)























