Pelanggan Kecewa, Internet MyRepublic di Lampung Utara Kerap Lemot

LAMPUNG UTARA : Layanan internet MyRepublic di Kabupaten Lampung Utara dikeluhkan sejumlah pelanggan. Bukan hanya koneksi yang sesekali tersendat, pelanggan mengaku gangguan terjadi berulang hingga layanan internet sulit digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Keluhan itu salah satunya datang dari pelanggan di Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi. Akang (52), mengaku kecewa lantaran sejak awal memasang layanan MyRepublic di rumahnya, kualitas jaringan yang diterima tidak sesuai dengan harapan.

banner 728x90

Menurut Akang, selama hampir dua bulan menggunakan layanan tersebut, koneksi internet justru kerap mengalami gangguan. Kondisi itu membuat layanan yang seharusnya membantu aktivitas komunikasi dan pekerjaan malah menjadi sumber persoalan.

“Saat komplain kepada salah satu pemasang, jawabannya selalu sedang pengajuan tambahan jaringan. Keluhan ini sudah hampir dua bulan sejak pemasangan. MyRepublic tidak bisa dipakai secara maksimal,” keluh Akang, Senin (5/10/2026).

Ia mengaku semula tertarik menggunakan MyRepublic karena mendapat informasi bahwa jaringan yang baru ditawarkan memiliki kualitas dan kecepatan yang baik.

“Yang saya tahu ini jaringan baru. Katanya bagus, tapi ini kok lemot. Alasannya dijanjikan segera pulih karena sedang pengajuan tambahan tower,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Queen (35), warga Kelurahan Tanjung Harapan. Ia mengaku kecewa karena tetap harus membayar biaya berlangganan bulanan, sementara kualitas jaringan yang diterimanya dinilai belum sebanding dengan layanan yang dijanjikan.

Gangguan internet tersebut, kata Queen, cukup mengganggu aktivitas pekerjaan maupun komunikasi keluarganya. Terlebih, ia termasuk pengguna yang mengandalkan koneksi internet untuk bekerja.

“Saya pindah dari IndiHome ke MyRepublic karena dijanjikan jaringan yang kuat dan bagus. Memang harga bulanannya cukup terjangkau, tetapi kalau jaringannya lemot dan sering bermasalah, tentu kecewa. Saya baru pakai hampir dua bulan ini, ” ungkapnya.

Menurut Queen, persoalan tersebut semestinya menjadi perhatian serius penyedia layanan. Sebab, pelanggan bukan hanya membutuhkan harga yang terjangkau, tetapi juga kepastian kualitas dan kestabilan jaringan.

Para pelanggan berharap manajemen MyRepublic, baik di Lampung Utara maupun tingkat pusat, segera turun tangan mengevaluasi persoalan tersebut.

Mereka meminta perbaikan tidak berhenti pada alasan sedang mengajukan tambahan jaringan atau infrastruktur. Pelanggan menginginkan solusi konkret agar layanan internet yang telah dibayar setiap bulan benar-benar dapat digunakan secara optimal.

“Jangan hanya dijanjikan akan segera normal atau menunggu tambahan jaringan. Kami sudah membayar layanan. Tentunya kami berharap mendapatkan jaringan yang sesuai dengan layanan yang ditawarkan,” harap Queen.

(Ayi/ Ipul)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *