Lampung Utara– Suwardi kembali dipercaya memimpin Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) Lampung Utara (Lampura).
Musyawarah Daerah (Musyda) Fokal IMM Lampura yang digelar di Sekretariat Angkatan Muda Muhammadiyah Lampura, Sabtu (22/8), menetapkan Suwardi sebagai ketua untuk periode 2026–2031.
Ini menjadi kali kedua Suwardi memimpin organisasi yang menjadi wadah para alumni aktivis IMM tersebut. Sebelumnya, dia dipercaya menakhodai Fokal IMM Lampura periode 2021–2026.
Dalam Musyda yang menggunakan mekanisme pemilihan 13 formatur itu, Suwardi meraih suara terbanyak. Dia mengantongi 25 suara dari 38 peserta yang hadir.
Ketua Panitia Pemilihan, Merwan, mengatakan Musyda telah menghasilkan 13 formatur yang selanjutnya bertugas menyusun kepengurusan Fokal IMM Lampura periode lima tahun ke depan.
Menurut dia, seluruh formatur sepakat kembali menunjuk Suwardi sebagai ketua.
“Alhamdulillah, hasil pemilihan 13 formatur sudah diumumkan. Selanjutnya mereka akan membentuk kepengurusan. Semua formatur sepakat memilih Bang Suwardi untuk kembali menjabat ketua Fokal,” kata Merwan seusai Musyda.
Bukan Sekadar Wadah Alumni
Sekretaris Fokal IMM Provinsi Lampung, Chandrawansyah, yang hadir dalam Musyda tersebut, mendorong seluruh kepengurusan Fokal IMM di daerah segera melakukan Musyda.
Langkah itu dinilai penting untuk menata organisasi sekaligus memperkuat konsolidasi di tingkat daerah.
Chandrawansyah menegaskan, Fokal IMM tidak boleh berhenti sebagai wadah silaturahmi alumni. Organisasi tersebut harus mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kita memberikan instruksi kepada daerah-daerah untuk melaksanakan musyawarah daerah dalam rangka penataan organisasi, agar Fokal ini dapat bermanfaat dan berkontribusi bagi kemaslahatan yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Dia menilai Fokal IMM memiliki posisi strategis dalam menghimpun para alumni IMM sekaligus menjadi ruang kolaborasi Angkatan Muda Muhammadiyah dengan pemerintah daerah.
Namun, dukungan terhadap pemerintah, kata dia, bukan berarti menghilangkan sikap kritis organisasi.
“Kita support dan mendukung apa yang dilakukan pemerintah, tetapi nilai-nilai kritis dari Fokal juga tidak akan kita hilangkan,” tegasnya.
Chandrawansyah juga meminta kepengurusan baru segera melakukan konsolidasi dan melengkapi struktur organisasi. Targetnya, struktur kepengurusan dapat rampung dalam waktu satu bulan sehingga proses penerbitan SK dan pelantikan dapat segera dilakukan.
Bidik Regenerasi Aktivis Muda
Sementara itu, Suwardi menegaskan periode keduanya akan diarahkan untuk memperkuat regenerasi.
Menurut dia, mulai bermunculan alumni IMM dari generasi yang lebih muda yang memiliki potensi untuk mengambil peran dalam organisasi.
“Tunas-tunas baru itu sudah mulai bermunculan dari generasi terbaru. Terutama yang di bawah saya ada beberapa, tiga sampai empat generasi, yang mulai muncul,” katanya.
Suwardi ingin Fokal IMM Lampura tidak hanya menjadi tempat bernaung para alumni aktivis IMM. Lebih dari itu, organisasi tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan potensi alumni untuk mengambil peran lebih luas di tengah masyarakat.
Dia juga membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai elemen lainnya selama orientasinya tetap pada kepentingan masyarakat.
“Kita berupaya mengoptimalisasikan kebermanfaatan untuk umat dan bangsa,” tegasnya.
Struktur Inti Fokal IMM Lampura 2026–2031
Ketua: Dr. Suwardi, S.H., M.H.
Sekretaris: Mirdan Kurniawan, S.Pd., M.Pd.
Bendahara: Diantara, S.H., M.M.
(Ayi/Ipul)






















