BANDAR LAMPUNG – Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, meminta Pengurus Provinsi (Pengprov) Tarung Derajat Lampung memperbanyak agenda kompetisi sebagai bagian dari pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Pesan itu disampaikan Taufik saat membuka Kejuaraan Antarsatuan Latihan (Satlat) Tarung Derajat di GOR Mini PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu, 4 Juli 2026. Menurut dia, kompetisi menjadi faktor penting untuk meningkatkan kemampuan teknik sekaligus mental bertanding atlet.
“Kejuaraan seperti ini harus terus digelar secara rutin. Atlet membutuhkan jam terbang agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” kata Taufik.
Ia menilai kejuaraan antarsatlat dapat menjadi tahap awal menjaring atlet potensial yang akan dipersiapkan menghadapi Porprov Lampung pada November mendatang. Dari hasil kompetisi itu, atlet terbaik diharapkan dapat melanjutkan pembinaan menuju PON 2028.
Ketua Pengprov Tarung Derajat Lampung, Romi Saputra, mengatakan kejuaraan tersebut merupakan yang pertama kali diselenggarakan di Lampung. Peserta berasal dari sejumlah daerah, antara lain Bandar Lampung, Metro, Lampung Timur, Pesisir Barat, dan Tulang Bawang.
Menurut Romi, selain menjadi ajang evaluasi hasil latihan, kejuaraan ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional Tarung Derajat di Bandung pada Desember 2026.
“Kami optimistis mampu memenuhi target prestasi. Harapan kami tentu meraih medali emas pada PON mendatang,” ujar Romi.
Pengprov Tarung Derajat Lampung berencana menjadikan Kejuaraan Antarsatlat sebagai agenda tahunan untuk memperkuat sistem pembinaan sekaligus memperluas kesempatan bertanding bagi atlet di daerah. (Tm)























