Xpander Rental Diduga Digelapkan dari Merak Diamankan di Bakauheni, Pengemudinya Prajurit TNI AL

LAMPUNG SELATAN — Polisi mengamankan sebuah mobil rental Mitsubishi Xpander yang dilaporkan diduga digelapkan dari kawasan Pelabuhan Merak, Banten. Kendaraan bernomor polisi B 2744 SIO itu ditemukan di atas KMP Jatra III yang sedang menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Pengemudi mobil berinisial TY diketahui merupakan prajurit TNI Angkatan Laut (AL). Setelah diamankan di Pelabuhan Bakauheni, TY diserahkan kepada Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut (Denpomal) Lampung untuk menjalani proses lebih lanjut.

banner 728x90

Kepala Polsek Kawasan Kesatuan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Iptu Fransiskus Yepta Terang Ginting, mengatakan polisi menerima laporan mengenai dugaan penggelapan kendaraan tersebut melalui layanan Call Center 110,  Kamis, 6 Agustus 2026.

“Laporan diterima melalui layanan Call Center 110 terkait dugaan penggelapan kendaraan yang dibawa dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni,” kata Fransiskus, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Menurut dia, laporan tersebut diteruskan dari Mabes Polri melalui Polresta Bandar Lampung kepada KSKP Bakauheni sekitar pukul 05.13 WIB.

Informasi yang diterima polisi menyebutkan Mitsubishi Xpander warna hitam itu telah bergerak menuju Lampung. Pelapor meminta polisi mencegat kendaraan tersebut ketika tiba di Pelabuhan Bakauheni.

Petugas kemudian mencocokkan informasi itu dengan manifest kendaraan dari Pelabuhan Merak. Sekitar pukul 05.45 WIB, polisi mendapati Xpander tersebut telah masuk ke kapal KMP Jatra III melalui Dermaga Eksekutif Merak dengan tujuan Dermaga Eksekutif Bakauheni.

Personel KSKP Bakauheni segera bergerak ke Dermaga Eksekutif Bakauheni. Kanit Reskrim, Kanit Intelkam, Kanit Samapta bersama sejumlah anggota disiagakan untuk menunggu kedatangan kapal.

Setelah KMP Jatra III bersandar, polisi melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang berada di dalam kapal. Xpander yang dilaporkan tersebut akhirnya ditemukan.

Kendaraan itu diketahui dikemudikan TY. Dalam pemeriksaan awal, polisi mengetahui bahwa TY merupakan anggota TNI AL.

Petugas membawa kendaraan dan pengemudinya ke Mako Polsek KSKP Bakauheni. Namun, karena status TY sebagai prajurit TNI AL, penanganannya kemudian diserahkan kepada Denpomal Lampung.

“Setelah kami amankan, pengemudi mobil tersebut kami serahkan ke Denpomal Lampung untuk ditindaklanjuti,” ujar Fransiskus.

Keberadaan Xpander tersebut sebelumnya terlacak melalui perangkat GPS yang dipasang pemilik kendaraan.
Pemilik disebut memasang tiga perangkat GPS di dalam mobil. Meskipun terdapat perangkat yang diduga telah diputus, salah satu GPS masih aktif sehingga posisi kendaraan tetap dapat dipantau.

Dari pelacakan tersebut, kendaraan diketahui bergerak meninggalkan wilayah Merak dan mengarah ke Lampung.

Informasi GPS itu kemudian menjadi salah satu petunjuk yang membantu pelapor meminta bantuan kepolisian untuk mengamankan kendaraan.
Polsek KSKP Bakauheni memastikan kendaraan telah diamankan dan menghubungi pelapor untuk menyampaikan perkembangan tersebut.

Adapun dugaan penggelapan dan motif keberadaan mobil rental tersebut masih menjadi bagian dari proses penanganan pihak berwenang. Polisi menyerahkan proses terhadap pengemudi kepada Denpomal Lampung sesuai kewenangannya. (*)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *