Bandar Lampung : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menerbitkan Surat Keputusan Nomor 68 Tahun 2026 tentang Penggantian Antar Waktu (PAW) Personalia Pengurus KONI Lampung masa bakti 2025–2029.
Perubahan struktur kepengurusan dilakukan untuk memperkuat kinerja organisasi sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembinaan olahraga di daerah.
Ketua Umum Taufik Hidayat mengatakan, pergantian sejumlah posisi dilakukan menyusul pengunduran diri beberapa pengurus, termasuk Sekretaris Umum dan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi.
“PAW dilakukan karena ada beberapa rekan yang mengundurkan diri. Selain itu, kami juga ingin melibatkan figur-figur yang memiliki kapasitas dan pengalaman untuk mendukung bidang-bidang strategis, termasuk media serta kerja sama antar lembaga,” kata Taufik di Bandar Lampung, Senin (8/6/2026).
Menurut dia, perubahan komposisi kepengurusan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang lazim terjadi. Evaluasi terhadap kebutuhan organisasi dan kinerja pengurus menjadi pertimbangan dalam menentukan nama-nama baru yang masuk dalam struktur kepengurusan.
Dalam susunan terbaru, posisi Sekretaris Umum dijabat Tony Ferdiansyah menggantikan Saipul. Sementara jabatan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi kini dipercayakan kepada Yopi Hutomo Bhakti menggantikan Hendro Suyono.
Perubahan juga terjadi pada Bidang Pendidikan, Penataran, dan Litbang Olahraga Sport Science. Posisi wakil ketua kini diisi Supeno menggantikan Aria Khalief. Adapun Cahniyo Wijaya Kuswanto bergabung sebagai anggota bidang tersebut.
Di sektor pendukung organisasi, Edi Purwanto dipercaya mengisi posisi Wakil Ketua Bidang Mobilisasi Sumber Daya Usaha dan Dana. Sementara jabatan Ketua Bidang Media dan Humas kini diemban Muslim Pranata.
KONI Lampung juga menugaskan Edarwan sebagai Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Antar Lembaga. Selain itu, struktur kepengurusan diperkuat dengan penambahan posisi Wakil Bendahara III yang dijabat Jeremi Gozal.
Melalui penyegaran kepengurusan tersebut, KONI Lampung berharap konsolidasi organisasi semakin kuat sehingga program pembinaan atlet dan persiapan menghadapi berbagai agenda olahraga nasional dapat berjalan lebih efektif.
PAW ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi dalam mendorong peningkatan prestasi olahraga Lampung pada masa mendatang. (*/rls)























