MESUJI : Kabupaten Mesuji kembali menegaskan komitmennya sebagai tuan rumah dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang olahraga. Setelah sukses menggelar Kursus Pelatih Lisensi D Nasional, kini berlanjut di sesi pembukaan Pelatihan Wasit Lisensi C-3 yang kembali berlangsung kawasan Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati), Mesuji, Minggu (26/04/2026).
Pelatihan wasit tersebut ini diikuti oleh 46 peserta perwakilan daerah dari Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, dimana ini merupakan rangkaian lanjutan dari program peningkatan mutu sepak bola yang dipusatkan di Bumi Ragab Begawe Caram.
Acara ini merupakan pembukaan tahap kedua, menyambung seremonial awal yang sebelumnya telah dibuka pada Minggu (19/04) lalu oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji, Budiman Jaya, mewakili Bupati Mesuji Hj, Elfianah.
Kali ini, pembukaan teknis dipimpin langsung oleh Ketua Askab PSSI Mesuji, Budi Yuhanda, yang diwakili oleh Sekretaris PSSI Mesuji, Heri Novianto.
Dalam sambutannya, Heri Novianto menekankan pentingnya integritas bagi seorang wasit sebagai garda terdepan dalam menjaga sportivitas pertandingan.
”Kami berharap melalui pelatihan ini, akan lahir wasit-wasit muda yang memiliki pemahaman regulasi yang kuat, fisik yang prima, dan yang paling utama adalah integritas, dan selaku tuan rumah Mesuji bangga bisa memfasilitasi rekan-rekan dari seluruh Lampung untuk belajar di sini,” ujar Heri Novianto.
Harapan, tentunya lanjut heri, melalui pelaksanaan program lisensi yang diselenggarakan ini dapat memberikan dampak positif luar biasa demi kemajuan sepak bola lampung khususnya kabupaten Mesuji untuk jadi lebih baik,”tambahnya.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Umum (Sekum) Asprov PSSI Lampung, Mursalin Lamo, atau yang akrab disapa Pak Olin.
Beliau pun memberikan apresiasi tinggi kepada Pemkab Mesuji dan Askab PSSI Mesuji yang dinilai sangat progresif dalam memajukan infrastruktur dan SDM sepak bola.
Pak Olin menegaskan, bahwa ketersediaan wasit berlisensi merupakan syarat mutlak bagi kemajuan kompetisi di level daerah maupun nasional.
” Saya menyampaikan salam Plt ketua Asprov PSSI Lampung Kombes pol Sumardji yang tidak bisa hadir. Dalam hal ini beliau sangat apresiasi dan mendukung penuh inisiatif Mesuji menjadi tuan rumah. Dan beliau berpesan mungkin kuantitas wasit kita memang banyak, namun kualitas dan pembaruan aturan harus terus ditingkatkan,” ungkap pak Olin mewakili Asprov PSSI Lampung.
Dijelaskannya, dengan adanya kursus C-3 ini, duntuk diketahui juga sebagai wadah dalam menyiapkan fondasi agar pertandingan-pertandingan sepak bola di Lampung ke depan dapat dipimpin oleh pelatih dan pengadil lapangan yang berkompeten.
” Selamat datang untuk para peserta dan berlatih nya dengan serius dan seksama. Semoga ilmu yang di dapat menjadi bekal kalian sebagai insan sepak bola lampung yang profesional.
Pelatihan intensif kali ini menghadirkan instruktur berpengalaman, Coach Kusnadi, yang dibantu oleh asisten pelatih fisik, Tomi Indra.
Dimana para peserta akan digembleng dengan materi teori di dalam kelas serta praktik lapangan untuk menguji ketahanan fisik dan pengambilan keputusan cepat.
Dengan terlaksananya dua agenda besar—kursus pelatih dan kursus wasit—secara berurutan, Kabupaten Mesuji sukses memposisikan diri sebagai pusat pelatihan sepak bola yang representatif di Provinsi Lampung. (Kotan)























