MESUJI : Suasana khidmat nan emosional mewarnai prosesi purnawiyata siswa-siswi SMA Negeri 1 Panca Jaya, Kabupaten Mesuji. Isak tangis haru tak membendung saat ratusan pelajar kelas XII secara resmi akan dikembalikan kepada orang tua mereka dalam sebuah seremoni perpisahan yang digelar di halaman sekolah setempat, pada Rabu (22/04).
Acara yang menjadi penanda tuntasnya masa studi selama tiga tahun tersebut bukan sekadar seremoni formal. Sejak doa pembuka dipanjatkan, atmosfer kerinduan akan masa-masa sekolah mulai terasa. Puncaknya terjadi saat sesi sungkeman dan pemberian ucapan terima kasih kepada para guru yang telah membimbing mereka dengan penuh dedikasi.
Melalui pesan yang menyentuh, kepala sekolah dan para dewan guru menyampaikan bahwa kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan pintu gerbang menuju tantangan yang sesungguhnya di dunia industri maupun jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Hari ini kami melepas mereka dengan bangga, meski ada rasa berat hati. Tiga tahun adalah waktu yang singkat untuk mengukir kenangan, namun cukup untuk membentuk karakter bagi kalian yang baik. Dan terpenting dan ingat bawalah nama baik almamater sekolah ini di mana pun kalian berpijak dimasa yang akan datang,” pesannya dengan suara yang bergetar menahan haru.
Tak luput dalam momentum tersebut, dan paling menyentuh terlihat saat para siswa saling berangkulan dan saling memotivasi diri sebagai simbol persahabatan yang semakin erat.
Momen ini juga tak sedikit guru yang juga menitikkan air mata saat menerima jabat tangan terakhir dari siswa-siswi yang selama ini mereka didik layaknya anak sendiri.
Salah satu siswa, dalam pesan kesannya, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran pendidik di SMKN 1 Panca Jaya.
“Di sekolah ini kami belajar bahwa sukses butuh kerja keras dan kedisiplinan. Terima kasih Bapak dan Ibu guru yang tidak pernah menyerah pada kami. Hari ini kami pergi untuk mengejar mimpi, tapi hati kami akan selalu mengingat kelas-kelas dan lapangan ini,” tuturnya dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca.
Satu per satu siswa bersimpuh di hadapan guru-guru mereka, mengucap terima kasih atas ilmu dan kesabaran yang selama ini diberikan. Bagi para siswa, gedung sekolah ini bukan sekadar tempat belajar, melainkan tempat mereka tumbuh menjadi pribadi yang lebih dewasa.
Perpisahan inipun ditutup dengan foto bersama yang diwarnai air mata menetes. Meski raga segera melangkah menuju dunia kerja dan masa depan yang baru, kenangan manis di SMA Negeri 1 Panca Jaya juga akan tetap abadi bagi mereka disetiap hati. (Kotan)























