MESUJI – Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran Seleksi Magang ke Jepang Program Government to Government (G to G) kerja sama dengan IM Japan tahun 2026. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran sekaligus mencetak tenaga kerja terampil berstandar internasional.
Bupati Mesuji, Hj. Elfianah, S.E., menegaskan bahwa program ini merupakan komitmen nyata pemerintah daerah untuk memberikan “jalur cepat” bagi pemuda Mesuji dalam meraih kesejahteraan dan pengalaman kerja global.
“Kami ingin pemuda Mesuji tidak hanya menjadi penonton di era globalisasi ini. Program magang ke Jepang ini bukan sekadar bekerja, tetapi investasi masa depan. Peserta akan mendapatkan kompetensi, kedisiplinan, dan modal usaha yang signifikan saat pulang nanti. Saya mengajak seluruh putra daerah yang memenuhi syarat untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan emas yang dibiayai negara ini,” ujar Bupati Elfianah dalam keterangannya.
Fasilitas dan Pendapatan Menggiurkan:
Program magang yang berlangsung selama 3 hingga 5 tahun ini menawarkan paket kesejahteraan yang sangat kompetitif. Peserta diproyeksikan menerima gaji atau tunjangan berkisar antara Rp10 juta hingga Rp15 juta per bulan. Selain gaji bulanan, peserta yang berhasil menyelesaikan program (full-term) akan menerima uang tunjangan usaha mandiri yang fantastis, berkisar antara Rp80 juta hingga Rp100 juta.
Selama di Jepang, peserta juga akan mendapatkan fasilitas lengkap mulai dari asrama, alat transportasi (sepeda), hingga perlindungan asuransi kesehatan dan kecelakaan kerja.
Syarat dan Tahapan Seleksi :
Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mesuji, Andi Subrastono, S.Sos., menjelaskan bahwa seleksi akan dilakukan secara ketat dan transparan guna memastikan kandidat yang berangkat benar-benar siap secara fisik maupun mental.
“Pendaftaran telah dibuka mulai 25 Mei hingga 19 Agustus 2026 tanpa dipungut biaya pendaftaran (gratis). Kami menekankan pada kualitas fisik dan administrasi, seperti tinggi badan minimal 158 cm, berat badan minimal 50 kg, serta tidak buta warna maupun bertato,” jelas Andi Subrastono.
Andi menambahkan bahwa alur tahapan akan dimulai dengan Pra-Seleksi di tingkat daerah yang mencakup tes matematika, kesamaptaan tubuh, fisik, hingga wawancara. “Setelah lolos di daerah, mereka akan mengikuti pelatihan terpusat sebelum akhirnya diberangkatkan ke Jepang. Kami di Disnakertrans siap mendampingi para calon peserta dalam proses administrasi,” imbuhnya.
Informasi Pendaftaran:
Bagi masyarakat Kabupaten Mesuji yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan langsung dengan mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mesuji atau menghubungi kontak layanan di nomor 0821-7766-2318 (Septi Wulandari) dan 0822-1735-7350 (Jimmie Manovo).
Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi bagi keluarga peserta di Mesuji melalui kiriman uang (remitansi) serta ilmu manajerial dan etos kerja Jepang yang dapat diterapkan sekembalinya mereka ke tanah air. (Kotan)























