Satu Perjalanan, Seribu Kenangan: Tangis Haru Warnai Perpisahan Siswa-siswi Kelas VI SDN 9 Tanjung Raya

Mesuji – Aula Balai Desa Muara Tenang dipenuhi balon warna-warni pada Selasa, 2 Juni 2026. Di depan podium, spanduk besar bertuliskan “Perpisahan SDN 9 Tanjung Raya” terbentang. Di atasnya menggantung pesan sederhana yang menampar hati: “Teruslah Belajar, Teruslah Bermimpi, Raih Masa Depanmu dengan Semangat dan Doa”.

Hari itu, Tahun Ajaran 2025/2026 ditutup dengan tangis, tawa, dan pelukan panjang. Empat puluh delapan siswa-siswi kelas VI SDN 9 Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, berpamitan dari bangku sekolah dasar yang sudah enam tahun jadi rumah kedua mereka.

banner 728x90

Tema “Satu Perjalanan, Seribu Kenangan, Selamanya di Hati” bukan sekadar tulisan di spanduk. Ia terasa di setiap sudut aula. Di coretan meja kelas yang tak sempat dihapus, di nama yang pernah ditulis di tembok, di tawa yang dulu pecah di lapangan upacara. Kini semua itu jadi saksi bisu perjalanan anak-anak angkatan ke-35 ini.

Perpisahan bukan hanya seremonial. Bagi anak kelas VI, ini titik balik. Setelah hari ini, mereka akan melangkah ke SMP, membawa bekal ilmu, karakter, dan doa dari guru serta orang tua.

Suasana makin haru saat prosesi sungkeman dimulai. Satu per satu siswa mendekat ke orang tua. Mereka memeluk, mencium tangan, dan menyelipkan bunga mawar. Beberapa anak tak kuasa menahan air mata. Ada ibu yang mengusap pipi anaknya sambil berbisik pelan, ada ayah yang menunduk menahan haru.

“Di balik setiap langkah kalian, ada doa yang tidak pernah putus dipanjatkan. Ada tangan yang bekerja tanpa lelah. Ada kasih sayang yang sering tidak terucapkan, tapi selalu diberikan dengan tulus. Itulah cinta seorang ayah dan seorang ibu,” ucap dewan guru pembawa acara, membuat aula makin hening.

Mewakili orang tua wali murid, Obet Andi Kristianto menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih. “Dulu anak kami belum bisa apa-apa. Sekarang sudah jadi anak yang baik, cerdas, terampil, dan berakhlak. Terima kasih guru dan kepala sekolah yang sudah berjasa mendidik mereka,” katanya dengan suara bergetar.

Acara dibuka dengan Tari Jao-Jao khas Mesuji. Empat penari cilik dari sanggar seni SDN 9 Tanjung Raya, Nazwa Aliya Putri, Elsa Alifia, Delza Juanita, dan Alya Nur Maulida, membawakan tarian binaan Ibu Yuliana, S.Pd dan Ibu Cici Nur Khotimah, S.Pd. Gerakannya menggambarkan keragaman budaya dan kearifan lokal Mesuji.

Susul menyusul penampilan lain, dari solo song Wika Gladis Febia Safira, Tari Sajojo, paduan suara kelas 5B dengan lagu Laskar Pelangi, hingga Tari Anak Indonesia Hebat dan Tari Manuk Dadali. Panggung kecil itu jadi bukti, SDN 9 Tanjung Raya tidak hanya mendidik lewat buku, tapi juga lewat seni dan karakter.

Kepala SDN 9 Tanjung Raya, Heru Arditia Sanjaya, M.Pd, membuka sambutannya menyampaikan, Salam sejahtera untuk kita semua, yang saya hormati Bapak/Ibu Pengawas Sekolah, KKKS Kabupaten Mesuji, Kepala Desa, Komite Sekolah, Dewan Guru dan Tenaga Kependidikan, Bapak/Ibu orang tua/wali murid, serta anak-anakku siswa-siswi Kelas VI yang saya banggakan.

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini kita dapat hadir dalam acara Perpisahan Siswa Kelas VI SD Negeri 9 Tanjung Raya Tahun Pelajaran 2025/2026 dalam keadaan sehat walafiat.

Izinkan saya mengawali dengan sebuah pantun:
_Pergi ke sawah menanam padi,
Padi menguning tampak berseri.
Hari ini bukan akhir perjalanan,
Melainkan awal meraih mimpi._

Anak-anakku yang saya banggakan,
Enam tahun yang lalu kalian datang ke sekolah ini dengan langkah kecil dan penuh rasa ingin tahu. Hari ini kalian akan melangkah meninggalkan sekolah dasar dengan membawa ilmu, pengalaman, persahabatan, dan kenangan yang berharga.

Atas nama keluarga besar SD Negeri 9 Tanjung Raya, saya mengucapkan selamat kepada seluruh siswa Kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang sekolah dasar. Ini adalah hasil dari kerja keras kalian, bimbingan para guru, serta doa dan dukungan orang tua yang tidak pernah putus.

Ingatlah selalu bahwa kelulusan hari ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi. Teruslah belajar, berusaha, dan berdoa. Jangan takut menghadapi tantangan, karena setiap langkah yang kalian tempuh akan menjadi bekal untuk masa depan.

Sebagaimana pesan bijak,
“Kesuksesan bukan milik mereka yang paling pintar, tetapi milik mereka yang tidak pernah berhenti belajar dan berusaha.”

Kepada Bapak/Ibu orang tua dan wali murid, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada SD Negeri 9 Tanjung Raya. Kami juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah mendidik dan membimbing anak-anak dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan dedikasi.

Anak-anakku, ke mana pun kalian melangkah nanti, jangan pernah lupakan jasa orang tua dan guru. Jagalah nama baik keluarga, sekolah, dan diri kalian sendiri.

Heru juga menitipkan pesan moral, “Jadilah pribadi yang baik, yang disukai karena akhlaknya, dihormati karena sikapnya, dipercaya karena kejujurannya, dan dikenang karena kebaikannya. Karena pada akhirnya, ilmu akan membuatmu cerdas, tetapi akhlak yang baik akan membuatmu mulia.”

Sebagai penutup, saya sampaikan sebuah pantun:
_Burung merpati terbang tinggi,
Hinggap sejenak di dahan jati.
Gapailah cita-cita setinggi langit,
Jadilah generasi yang membanggakan negeri._

Selamat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Semoga kalian tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, berprestasi, dan membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, keberkahan, dan kesuksesan dalam setiap langkah kalian.

Ia mengingatkan para lulusan bahwa kelulusan bukan akhir perjuangan. “Teruslah belajar, berusaha, dan berdoa. Jangan takut menghadapi tantangan. Kesuksesan bukan milik mereka yang paling pintar, tapi milik mereka yang tidak pernah berhenti belajar dan berusaha,” pesannya.

Kepala Desa Muara Tenang, M. Khamdani, mengucapkan terimakasih kepada semuanya terutama Kepala SDN 9 Tanjung Raya untuk melaksanakan kegiatan perpisahan, perpisahan bukan berartian berpisah untuk selama-lama nya, Alhamdulillah bisa dilaksanakan di balai desa kita bersama semoga berjalan dengan lancar.

Terimakasih atas kehadirannya Bapak Pengawas dan KKKS Kabupaten yang sudah menyempatkan hadir untuk menyaksikan kegiatan ini, semoga Bapak Pengawas selalu diberi kesehatan. Selanjutnya terimakasih kepada Kepala Sekolah dan seluruh bapak/ibu dewan guru yang telah melaksanakan tugas nya memberikan pendidikan kepada anak- anak kami Desa Muara Tenang dan Desa Muara Tenang Timur, Semoga amal bapak/ibu guru tercatat oleh Allah SWT.

“Selamat kepada anak-anak ku sekalian yang lulus tahun ini, Semoga kelak menjadi anak yang berprestasi, berpendidikan, berakhlak mulia dan menjadi kebanggaan orang tua.

Anak-anak ku sekalian ingat pesan pak lurah anak-anak agar tidak sombong ketika sudah menjadi orang yang sukses, kalau lewat ketemu Bapak/Ibu guru disapa, ketika lebaran kalian silaturahmi ke tempat rumah gurunya. karna pondasi kalian ada di SDN 9 Tanjung Raya yang membentuk karakter kalian. nanti ketika kalian sudah terjun ke masyarakat ilmu tinggi masih ada saingannya, yaitu akhlak kalian semua, jadi pesan pak lurah jangan lupa dengan akhlak,” pesannya.

Pengawas Kecamatan Tanjung Raya, Ahmad Badrun, M.Pd, mengapresiasi sinergi sekolah dengan desa. Ia berpesan, “Teruslah melangkah meraih cita-cita. Jadilah generasi yang berakhlak, berprestasi, dan membanggakan orang tua, sekolah, serta bangsa.”

“Selamat dan Sukses” kepada anak-anak
Pelepasan Siswa-Siswi Kelas VI
SDN 9 Tanjung Raya Tahun Ajaran 2025/2026, Terima kasih kepada kepala sekolah, seluruh dewan guru dan orang tua atas dedikasi, bimbingan, dan doa yang telah mengantarkan putra-putri terbaik menuju masa depan yang gemilang.
Selamat menempuh jenjang pendidikan berikutnya, sukses selalu untuk Ananda semua.

Puncak acara adalah pelepasan simbolis atribut sekolah oleh Yunda Azzahra dan Rafa Anas Firanda Siregar, disaksikan Ahmad Badrun dan Heru Arditia Sanjaya. Setelah itu, 48 siswa-siswi resmi menyandang status alumni SDN 9 Tanjung Raya.

Mereka pulang dengan mimpi besar yang berbeda-beda. Ada Lina Norma Sari yang ingin jadi CEO, Mega Indra Kresna bercita-cita jadi dokter, Ajeng Prihatin ingin jadi Polwan, hingga Didik Suryadi yang ingin mengabdi sebagai TNI. Ada juga yang ingin jadi guru, perawat, desainer, arsitek, hingga pemain sepak bola.

Kini gerbang SMP sudah menanti. Tapi kenangan enam tahun di SDN 9 Tanjung Raya akan tetap tinggal. Jadi bagian dari perjalanan panjang 48 anak ini.

Seperti pesan di spanduk, mereka diminta terus belajar, terus bermimpi, dan meraih masa depan dengan semangat serta doa. Karena satu perjalanan di sekolah dasar ini, akan melahirkan seribu kenangan yang selamanya di hati.

Kegiatan tersebut dihadiri, Pengawas Kecamatan Tanjung Raya, Ahmad Badrun M.Pd, Ketua KKKS Kabupaten Mesuji, Duki Riyanto, S.Pd, Kepala SDN 9 Tanjung Raya, Heru Arditia Sanjaya M.Pd, Kepala Desa Muara Tenang, M.Khamdani, seluruh dewan guru SDN 9 Tanjung Raya, wali murid Siswa-siswi kelas 6, serta Siswa-siswi kelas 6 SDN 9 Tanjung Raya Angkatan ke 35.

(Penulis Mihsan)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *