Jakarta – Mental juara kembali diperlihatkan Argentina. Sempat tertinggal hingga memasuki lima menit akhir pertandingan, Albiceleste bangkit secara dramatis untuk menundukkan Inggris 2-1 pada semifinal Piala Dunia 2026 di Mercedes-Benz Stadium, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.
Kemenangan dramatis itu mengantar juara bertahan melaju ke final dan akan menantang Spanyol pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB dalam laga perebutan trofi paling bergengsi di sepak bola dunia.
Peluit panjang disambut luapan emosi para pemain Argentina. Enzo Fernandez tak kuasa menahan air mata saat berlutut di tengah lapangan, sementara Lionel Messi berteriak penuh suka cita sebelum dipeluk rekan-rekannya.
Inggris sempat berada di ambang final setelah Anthony Gordon memecah kebuntuan pada menit ke-55.
Memanfaatkan umpan Morgan Rogers, Gordon menaklukkan Emiliano Martinez dan membawa The Three Lions unggul 1-0.
Namun, keunggulan itu justru memicu kebangkitan Argentina.
Pelatih Lionel Scaloni melakukan perubahan krusial dengan mempercepat aliran bola ke sektor sayap serta memasukkan Nicolas Gonzalez dan Lautaro Martinez. Pergantian tersebut membuat tekanan Argentina semakin intens dan memaksa Inggris bertahan total.
Hasilnya datang pada menit ke-85. Enzo Fernandez melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang gagal dijangkau Jordan Pickford untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Momentum sepenuhnya berbalik menjadi milik Argentina. Saat laga memasuki masa injury time, Lionel Messi kembali menunjukkan kelasnya. Umpan silang akurat sang kapten disambut sundulan keras Lautaro Martinez pada menit 90+2 yang memastikan comeback sempurna Albiceleste.
Meski tak mencetak gol, Messi menjadi motor permainan Argentina pada fase penentuan. Pergerakannya terus merepotkan pertahanan Inggris dan assist untuk gol kemenangan Lautaro menjadi bukti pengaruh besarnya di laga ini.
Sebaliknya, keputusan pelatih Thomas Tuchel menarik garis pertahanan terlalu dalam setelah unggul dinilai menjadi titik balik pertandingan. Inggris kehilangan keberanian menyerang dan terus mendapat tekanan hingga akhirnya kebobolan dua gol dalam tujuh menit terakhir.
Kemenangan ini menjaga mimpi Argentina mempertahankan gelar juara dunia yang diraih pada edisi sebelumnya. Sementara bagi Inggris, kegagalan ini kembali memperpanjang penantian untuk meraih trofi Piala Dunia yang terakhir mereka menangkan pada 1966.
Kini, satu rintangan terakhir menanti Lionel Messi dan kawan-kawan. Di partai puncak, Argentina akan menghadapi Spanyol dalam duel dua kekuatan terbaik dunia demi memperebutkan mahkota Piala Dunia 2026. (*)























