Lampung Utara : SMA Negeri 3 Kotabumi memasuki fase baru pembenahan pendidikan di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah, Bambang Nopriadi. Sekolah menengah negeri di Kabupaten Lampung Utara itu menargetkan peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi siswa, karakter, serta pengembangan bakat nonakademik.
Bambang Nopriadi, yang akrab disapa Abenk, menyebut kepemimpinannya tidak sekadar menjalankan fungsi administratif sekolah. Ia menegaskan akan mendorong perubahan sistem pembelajaran dan budaya pendidikan yang lebih adaptif terhadap tantangan zaman.
“Kami ingin menghadirkan suasana baru di lingkungan sekolah. Prestasi tidak hanya diukur dari banyaknya trofi, tetapi sejauh mana siswa memiliki kompetensi yang nyata dan mampu diterapkan dalam kehidupan sosial,” kata Bambang di Kotabumi, Selasa, (12/5/2026).
Menurut dia, SMA Negeri 3 Kotabumi harus mampu menjadi ruang pembentukan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, etika, serta keterampilan yang relevan dengan perkembangan era modern.
Sebagai langkah awal, manajemen sekolah mulai menyusun sejumlah strategi pembenahan. Penguatan kegiatan ekstrakurikuler, peningkatan fasilitas literasi dan teknologi, serta pembentukan disiplin menjadi prioritas utama.
Pihak sekolah juga berupaya memperluas ruang pengembangan bakat siswa di berbagai bidang, mulai dari olahraga, seni budaya, teknologi informasi, hingga kewirausahaan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menciptakan lulusan dengan kemampuan multidimensi dan daya saing lebih kuat.
Di sisi lain, Bambang menekankan pentingnya inovasi metode belajar di ruang kelas. Menurut dia, pola pembelajaran harus bergerak ke arah yang lebih interaktif dan mendorong siswa berpikir kritis.
“Guru menjadi ujung tombak perubahan. Keberhasilan sekolah sangat ditentukan oleh sinergi antara tenaga pendidik, siswa, dan dukungan orang tua. Jika seluruh elemen bergerak bersama, kami optimistis lulusan SMA Negeri 3 Kotabumi dapat menjadi salah satu tolok ukur kualitas pendidikan di Lampung Utara,” ujarnya.
Transformasi yang digagas di SMA Negeri 3 Kotabumi ini menjadi tantangan tersendiri di tengah tuntutan peningkatan mutu pendidikan daerah. Publik kini menanti sejauh mana agenda perubahan tersebut dapat diterjemahkan menjadi capaian konkret bagi siswa dan kualitas sekolah secara keseluruhan.
(Ayi/Alam)























