Tokoh Lampung Utara Nilai Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat, Dorong Presisi Terus Diperkuat

Lampung Utara: Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, sejumlah tokoh masyarakat di Kabupaten Lampung Utara menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Mereka menilai berbagai upaya pembenahan institusi, peningkatan pelayanan publik, serta pendekatan humanis telah berkontribusi pada meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

Tokoh masyarakat Lampung Utara, Ansyori Sabak, mengatakan Polri menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah dinamika sosial. Karena itu, profesionalisme dan integritas aparat menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik.

banner 728x90

“Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Polri dalam menjalankan tugas. Kami melihat berbagai pembenahan terus dilakukan, mulai dari peningkatan pelayanan hingga penegakan hukum yang lebih terbuka. Harapan kami, semangat Presisi terus diwujudkan dalam setiap pelayanan kepada masyarakat,” ujar
Asyori Sabak dalam pernyataannya, Sabtu (27/6/2026).

Pandangan serupa disampaikan tokoh masyarakat Frans Andali. Menurut dia, sinergi antara kepolisian dan masyarakat perlu terus diperkuat agar situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.

“Polri tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan keamanan. Karena itu, komunikasi yang baik dan pelayanan yang cepat harus terus dipertahankan,” kata Frans.

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Lampung Utara, Hj. Misfah, mengapresiasi komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

Ia berharap momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penguat bagi seluruh jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, serta menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas.

“Kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin profesional, semakin Presisi, dan senantiasa menjadi pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat yang dipercaya publik,” ujarnya.

Menurut para tokoh tersebut, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri harus dijaga melalui konsistensi reformasi internal, transparansi dalam penegakan hukum, serta pelayanan publik yang responsif.

Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban sebagai fondasi pembangunan daerah.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dinilai bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum evaluasi bagi institusi kepolisian untuk terus memperkuat profesionalisme dan mempererat kemitraan dengan masyarakat demi mewujudkan keamanan yang berkelanjutan di Lampung Utara maupun Indonesia secara umum. (Ayi/Ipul)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *