LAMPUNG UTARA : Pemerintah Kabupaten Lampung Utara mulai bergerak mengisi 12 jabatan strategis yang masih kosong setelah rotasi pejabat eselon II. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kini mengajukan persetujuan teknis seleksi terbuka (selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Lampung Utara, Hendri Dunant, mengatakan pengusulan tersebut telah disampaikan melalui aplikasi I-MUTASI Jumat, (4/9/ 2026).
“BKPSDM hari ini sudah ajukan pengusulan persetujuan teknis pelaksanaan seleksi terbuka JPTP ke BKN via aplikasi I-MUTASI. Harapannya agar segera terbit dan dapat dilaksanakan tahapan lainnya,” kata Hendri saat dihubungi.
Langkah tersebut dilakukan sehari setelah Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis merotasi 16 pejabat eselon II Kamis, 3 September 2026.
Rotasi itu membuat sejumlah kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) kembali kosong karena pejabat sebelumnya bergeser ke posisi lain.
Hendri mengatakan, selain menyiapkan selter, Pemkab Lampung Utara juga tengah menyiapkan pejabat pelaksana tugas (Plt) untuk OPD yang belum memiliki kepala definitif.
“Untuk Plt menunggu SPT-nya keluar. Mudah-mudahan Senin SPT-nya sudah keluar,” ujarnya.
Berdasarkan data yang disampaikan BKPSDM, terdapat 12 jabatan strategis yang masih kosong dan akan menjadi bagian dari proses pengisian melalui selter.
Jabatan tersebut meliputi:
Kepala BPKAD.
Kepala Dinas SDABMBK.
Kepala Dinas Perkebunan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Kepala BKPSDM.
Kepala Dinas Koperasi.
Kepala Dinas Kesehatan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Kepala Dinas PMDT.
Asisten III.
Pengajuan ke BKN menjadi tahapan awal sebelum seleksi terbuka digelar. Pemkab Lampung Utara kini menunggu persetujuan teknis tersebut untuk melanjutkan tahapan pengisian jabatan secara terbuka.
Proses ini sekaligus menjadi kelanjutan dari penataan birokrasi yang dilakukan Pemkab Lampung Utara setelah uji kompetensi dan rotasi 16 pejabat eselon II. (Ayi/Ipul)























