Lampung Utara Jemput Dukungan Kesehatan ke Pusat, Bupati Usulkan Ambulans hingga Penguatan RSUD Ryacudu

Jakarta : Di tengah tantangan pemerataan akses kesehatan di daerah, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara bergerak memperkuat dukungan sektor kesehatan dengan membangun komunikasi langsung ke pemerintah pusat. Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, melakukan audiensi dengan jajaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Jakarta, Selasa, (19/5/2026).

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mempercepat peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam menjawab kebutuhan sarana, prasarana, serta penguatan layanan dasar hingga rujukan.

banner 728x90

Dalam audiensi yang berlangsung di kantor Kementerian Kesehatan RI, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, rombongan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara diterima langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dr. Benjamin Paulus, Sp.P(K) beserta jajaran kementerian.

Bupati Hamartoni hadir didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Mat Soleh, Kepala Dinas Kesehatan dr. Maya Manan, Kepala Bappeda Dewi Setyawati, serta Direktur RSUD Ryacudu dr. Cholif Paku Alamsyah.

Dalam forum tersebut, Hamartoni memaparkan kondisi layanan kesehatan di Lampung Utara sekaligus menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas daerah. Fokus utama yang diajukan antara lain bantuan kendaraan operasional dan ambulans untuk puskesmas, pembangunan dua unit puskesmas baru, serta peningkatan sarana dan peralatan medis di RSUD Ryacudu.

Usulan itu dinilai penting untuk mengoptimalkan fungsi layanan kesehatan daerah, terutama dalam mendukung pemanfaatan bangunan fisik rumah sakit yang telah tersedia namun masih membutuhkan penguatan alat kesehatan dan fasilitas penunjang.

Langkah Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menjemput dukungan ke pusat juga mencerminkan perubahan pendekatan pembangunan daerah, dari sekadar menunggu alokasi program menjadi aktif membangun sinergi lintas pemerintahan.

Bagi Lampung Utara, penguatan sektor kesehatan tidak semata berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut akses layanan masyarakat, kecepatan penanganan pasien, hingga kualitas layanan kesehatan dasar di wilayah kecamatan.

Melalui audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap koordinasi dengan Kementerian Kesehatan semakin intensif sehingga berbagai kebutuhan layanan kesehatan dapat masuk dalam skema dukungan pemerintah pusat.

Di tengah tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik, keberhasilan pemerintah daerah menjembatani kebutuhan lokal dengan kebijakan nasional akan menjadi salah satu penentu percepatan pembangunan kesehatan di Lampung Utara.

(Ayi/Ipul/Rls)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *