Konferensi Pers : Pastikan Kesiapan Sebagai Tuan Rumah, Mesuji Tempatkan Tiga Venue Pelaksanaan Soeratin Cup Piala Gubernur Lampung

Bandar Lampung— Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Lampung secara resmi menggelar konferensi pers menjelang bergulirnya putaran Piala Soeratin Tingkat Provinsi Lampung (Piala Gubernur). Berlangsung di Gedung Asprov PSSI Lampung, Pahoman, Bandar Lampung, Kamis (6/8/2026).

​Konferensi pers tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Umum PSSI Lampung, Mursalin Lamo, yang hadir mewakili Plt Ketua PSSI Lampung, Kombes Pol Sumardji. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Ketua ASKAB PSSI Mesuji Budi Yuhanda serta Direktur PT Lampung Sejahtera Madani (Lasma), Hasyim Asy’ari, selaku operator resmi yang ditunjuk PSSI untuk mengelola berjalan nya turnamen pertandingan.

banner 728x90

​Dalam keterangannya, Sekretaris Umum PSSI Lampung, Mursalin Lamo, menegaskan bahwa penunjukan Kabupaten Mesuji sebagai tuan rumah perhelatan yang dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 22 Agustus 2026 mendatang ini merupakan langkah nyata dalam pemerataan pembinaan sepak bola usia dini di seluruh wilayah Lampung.

​”Penunjukan Mesuji sebagai tuan rumah Piala Soeratin tahun ini adalah keputusan strategis Asprov PSSI Lampung untuk menggelorakan atmosfer sepak bola di daerah. Kami percaya Mesuji memiliki komitmen tinggi untuk memajukan olahraga ini. Kejuaraan ini bukan sekadar turnamen tahunan, melainkan ajang seleksi dan penjaringan talenta-talenta muda berbakat yang nantinya akan mewakili Provinsi Lampung di tingkat nasional,” ujar Mursalin Lamo.

​Sementara itu, Ketua ASKAB PSSI Mesuji, Budi Yuhanda, menyampaikan apresiasi penuh kepada pihak PSSI Lampung atas kepercayaan besar yang diberikan kepada Kabupaten Mesuji untuk mengemban amanah sebagai tempat penyelenggaraan ajang resmi PSSI tersebut.

​Dikatakannya, kesanggupan Kabupaten Mesuji sebagai tuan rumah merupakan salah satu wujud komitmen daerah dalam mendukung pembinaan generasi muda sekaligus membuktikan bahwa Mesuji siap menggelar agenda olahraga berstandar provinsi.

​”Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan dari Asprov PSSI Lampung. Kesanggupan kami menjadi tuan rumah adalah bukti tekad bulat masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Mesuji untuk memajukan olahraga. Hingga saat ini kami terus mematangkan persiapan penuh, baik dari segi teknis, arena pertandingan, hingga pelayanan bagi para kontingen yang hadir,” kata Budi Yuhanda.

​Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa sebagai lokasi tuan rumah, Kabupaten Mesuji telah menyiapkan 3 venue (lapangan) yang dipastikan memenuhi standar untuk tiga kelompok umur yang dipertandingkan:
​Lapangan Desa Wonosari (Kecamatan Mesuji Timur): Disiapkan khusus untuk pertandingan Kategori Usia 15 (U-15).

Lapangan Desa Margomulyo (Kecamatan Mesuji Timur): Disiapkan untuk pertandingan Kategori Usia 13 (U-13).

​Dan Lapangan Desa Mukti Karya (Kecamatan Panca Jaya): Disiapkan untuk Kategori Usia 17 (U-17) sekaligus menjadi lokasi pembukaan (opening ceremony).

​Menanggapi fasilitas akomodasi, mengingat Kabupaten Mesuji yang belum memiliki mayoritas hotel komersial, Budi menegaskan bahwa pihak panitia mengusung konsep gotong royong dan keterlibatan masyarakat lokal.

​”Selain kesiapan kondisi lapangan yang terus kita standarisasi, kesiapan sarana pendukung lainnya juga tengah dipersiapkan secara maksimal berkat bantuan dari pemerintah daerah, aparatur desa, dan swadaya warga,”terang Budi Yuhanda.

Kemudian, lanjutnya, untuk penginapan para peserta serta kebutuhan logistik lainnya, kami melibatkan rumah-rumah warga setempat (homestay). Hal ini tidak hanya memecahkan kendala keterbatasan hotel, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung (multiplier effect) bagi masyarakat lokal,” tambah Budi.

​Sementara diempat sama, Direktur PT Lasma, Hasyim Asy’ari, memastikan juga kesiapan jajarannya sebagai operator resmi yang ditunjuk PSSI Lampung untuk mengawal seluruh rangkaian kompetisi agar berjalan profesional, Optimal dan transparan.

​”Sebagai operator resmi kompetisi PSSI Lampung, dalam hal ini PT Lasma berkomitmen penuh menjaga kualitas turnamen ini dari setiap aspek. Baik dari segi tata kelola dan regulasi, yang mana kami akan menerapkan aturan pertandingan secara ketat, mulai dari keabsahan usia pemain, maupun penugasan perangkat pertandingan yang bersertifikasi,” kata Hasyim Asy’ari.

Hingga lanjutnya, manajemen pertandingan di lapangan, sejatinya kami ingin memastikan Piala Soeratin 2026 ini berjalan benar -benar kompetitif profesional, menjunjung tinggi nilai fair play sehingga melahirkan pemain generasi sepak bola muda sejati yang siap bersaing di level nasional,” pungkasnya. (Kotan)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *