BANDAR LAMPUNG — Pengembangan prestasi mahasiswa tak cukup hanya mengandalkan latihan. Dukungan kelembagaan dan komunikasi dengan pimpinan kampus dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pembinaan atlet.
Hal itu mengemuka dalam audiensi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Beladiri Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) bersama Rektor UML Dr. Marzuki, S.E., M.M., Selasa (11/8/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rektor UML, Kampus 2, Jalan Prof. Dr. Hamka, Sukarame, Bandar Lampung, tersebut menjadi ruang bagi pengurus UKM Beladiri untuk menyampaikan perkembangan organisasi sekaligus arah pengembangan kegiatan ke depan.
Audiensi dihadiri Ketua Umum UKM Beladiri Muhamad Syahrul Nizam, Ketua Cabang Olahraga Pencak Silat Rizki Dimas Satrio, serta Pembina UKM Beladiri Tri Noviantoro, M.BA., Ph.D.
Bagi pengurus, pertemuan itu bukan sekadar agenda silaturahmi. Komunikasi langsung dengan pimpinan universitas dinilai penting untuk memastikan program pembinaan dan kegiatan kemahasiswaan berjalan dengan arah yang jelas.
Ketua Umum UKM Beladiri Muhamad Syahrul Nizam mengatakan, penguatan hubungan kelembagaan menjadi salah satu modal penting bagi organisasi mahasiswa untuk berkembang.
“Audiensi ini merupakan langkah untuk memperkuat komunikasi dan membangun hubungan kelembagaan yang lebih baik. Kami ingin setiap program UKM Beladiri dapat berjalan secara terarah dan memberikan kontribusi positif bagi mahasiswa serta universitas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Cabang Olahraga Pencak Silat Rizki Dimas Satrio menyoroti pentingnya dukungan lingkungan kampus dalam proses pembinaan atlet.
Menurut dia, prestasi tidak lahir hanya dari intensitas latihan, tetapi juga membutuhkan ekosistem yang mampu memberikan motivasi kepada para atlet.
“Bagi kami, komunikasi dengan pimpinan universitas memberikan motivasi tersendiri bagi atlet. Pembinaan tidak hanya membutuhkan latihan, tetapi juga dukungan lingkungan yang mampu mendorong atlet untuk berkembang,” katanya.
Pembina UKM Beladiri Tri Noviantoro menambahkan, komunikasi antara pengurus dan pimpinan kampus perlu dijaga secara konsisten. Menurutnya, organisasi mahasiswa membutuhkan koordinasi yang kuat agar setiap program tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Organisasi mahasiswa membutuhkan koordinasi yang baik agar setiap kegiatan memiliki arah yang jelas. Audiensi seperti ini menjadi bagian dari proses membangun tata kelola organisasi yang lebih komunikatif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Rektor UML Dr. Marzuki. Ia menegaskan kampus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat, bakat, serta potensi yang dimiliki.
“Universitas tentu memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat, bakat, dan potensinya. Kami berharap UKM Beladiri dapat terus berkembang serta menjalankan kegiatan secara bertanggung jawab dan membawa manfaat bagi mahasiswa,” ungkapnya.
Dengan audiensi tersebut, UKM Beladiri UML diharapkan tidak hanya semakin solid dari sisi organisasi, tetapi juga mampu memperkuat pembinaan atlet dan menghasilkan prestasi yang membawa nama baik kampus. (*)






















