Gebyar Kemah Madrasah, Lampung Utara menjadi yang Pertama Melaksanakan Kemah Bakti

Lampung Utara201 Dilihat

Lampung Utara : Sekolah Madrasah (MI/MIN) dibawah naungan Kementrian Agama (Kemenag) melaksanakan Kemah Bakti “Gebyar Kemah Madrasah di Lingkup Kemenag”. Di Bumi Perkemahan, Minak Triodeso, Dusun Karang Kedempel Kotabumi, Senin, (22/05/2023).

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Lampung, Puji Raharjo melalui Kabid Penmad, Kakanwil Lampung, Ahmad Rifai mengatakan Kabupaten Lampung Utara adalah yang pertama Sekolah MI/MIN dibawah naungan Kemenag melaksanakan kemah bakti.

Sehingga, menjadi tolakan dalam giat serupa kedepan ketingkat lebih besar atau Nasional. Yang tidak hanya menggelar bersama dengan sekolah – sekolah atau Madrasah dibawah Kemenag juga di lingkup Kementrian Pendidikan (Kemendiknas-RI), seperti SD, SMP ataupun lainnya.

“Sehingga tercipta keselarasan dalam upaya meningkatkan pembangunan, yang tidak hanya berorientasi dalam pendidikan saja namun juga lainnya,” ujarnya.

Sebab, menurutnya kemah bakti seperti dilaksanakan disana dapat memupuk rasa kebersamaan, persaudaraan, saling menghargai dan lainnya. Itu, sesuai visi Kemenag – RI dalam upaya mendorong kemajuan bangsa melalui kemajemukan.

“Itu mengapa kita (Kemenag) mendorong anak – anak yang menempuh pendidikan di jenjang Madrasah agar lebih mengedepankan kesinambungan. Sebagai contohnya, ya kegiatan hari ini yang merupakan pertama dilingkup Kemenag. Kedepan kita dorong agar tidak hanya sekolah -sekolah dibawah lingkupnya (Madrasah), juga bersama lainnya dibawah lingkup Dinas Pendidikan,” terangnya.

Dia menjelaskan bahwasanya Madrasah saat ini telah bertransformasi. Salah satunya adalah digitalisasi, seperti bagaimana mengembangkan kurikulum sesuai dengan keadaan saat ini (kekinian). Sehingga diharapkan kedepan generasi bangsa dapat tercipta melalui institusi pendidikan (Madrasah) yang siap menerima tantangan kemajuan zaman.

“Sesuai dengan visi – misi Kementrian Agama, yakni moderasi beragama melalui nilai – nilai toleransi dengan tetap mengedepankan budi pekerti dan akhlakul karimah,” jelasnya.

“Bagaimana kedepan kita bertransformasi, seperti cara mengajar itu tidak lagi mengunakan papan tulis, kapur dan penghapus tapi melalui model digital. Oleh karena itu, kamu berharap disemua kabupaten/kota telah mulai menerapkannya. Semua berbasis digital,” tambahnya.

Kasi Madrasah Kemenag Lampura, Heri Setiawan mengatakan, Kegiatan ini diikuti oleh 2.000 siswa -siswi dari 100 sekolah Madrasah (MI) Negeri/Swasta dilingkup Kemenag Lampura. Selain melatih diri dan kemandiri, kegiatan itu ditujukan dalam membawa perubahan disana.

“Kalau sebelumnya tidak pernah ada, ini dapat kita lihat sendiri bagaimana antusiasme siswa, wali murid dan masyarakat menyabut kehadiran Kementrian Agama ditengah – tengah warga. Alhamdulillah, saat ini kita telah menjadi tujuan para orang tua menyekolahkannya disini (Madrasah). Dan terbukti hari ini semua bahagia dengan kehadiran kita,” ucap Heri Setiawan saat mendampingi Kepala, Totong Sunardi.

Disela-sela pembukaan perkemahan, Seorang wali murid, Ani menyampaikan para orang tua wali termasuk warga disana, tampak antusias melihat pagelaran yang baru pertama kali diadakan disana. Yakni Gebyar Kemah Madrasah, sehingga mereka berharap anak – anak yang disekolah disana tidak hanya ditempa soal keagamaan saja tapi juga adat budaya serta kemajuan zaman lainnya.

“Kami berharap ini dapat ditingkatkan, jadi mereka (siswa) tidak hanya diajarkan masalah Budi pekerti saja tapi bagaimana kedepan bisa eksis dan berprestasi disemua bidang,” pungkas Ani, salah seorang wali murid. (Alam).

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *