HPN-Porwanas 2027, Kopi Robusta Lampung Barat Siap Jadi Buah Tangan Wartawan Nasional

Lampung Barat : Kopi robusta Lampung Barat berpeluang menjadi salah satu buah tangan dalam perhelatan Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) yang akan digelar di Provinsi Lampung.

Rencana itu disampaikan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat menerima audiensi jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung di Rumah Dinas Bupati Lampung Barat, Selasa (08/09/2026) malam.

banner 728x90

Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus dialog untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kolaborasi antara PWI dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menjelang pelaksanaan dua agenda besar insan pers tersebut.

Dalam pertemuan itu, Parosil menyatakan kesiapan Pemkab Lampung Barat memberikan kontribusi dalam rangkaian HPN dan Porwanas, khususnya melalui produk unggulan daerah berupa kopi robusta.

“Pakcik siap memberikan kontribusi, khususnya yang berkaitan dengan Lampung Barat. Salah satunya kopi robusta,” kata Parosil.

Ia mengatakan, bentuk cinderamata yang akan diberikan masih akan dibahas lebih lanjut, termasuk teknis dan desain yang sesuai untuk diperkenalkan dalam agenda nasional tersebut.

“Teknis atau seperti apa bentuk dan desainnya nanti kita akan diskusikan dulu,” ujarnya.

Bagi Parosil, HPN dan Porwanas bukan sekadar agenda organisasi dan olahraga wartawan. Dua kegiatan besar tersebut dinilai menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus menggerakkan perekonomian.

“Dua agenda besar dijadikan satu, yakni HPN dan Porwanas. Ini merupakan hal yang luar biasa. Ini akan menggerakkan roda perekonomian yang luar biasa dengan adanya kegiatan HPN dan Porwanas ini,” kata dia.

Karena itu, Parosil berharap Lampung Barat mendapat kesempatan untuk memperkenalkan kopi robusta sebagai salah satu identitas daerah kepada para tamu dari berbagai daerah di Indonesia.

“Berikan kami kesempatan untuk mempromosikan kopi robusta dalam kegiatan HPN dan Porwanas,” ujarnya.

Ketua PWI Provinsi Lampung Wirahadikusumah mengatakan, audiensi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dengan pemerintah daerah menjelang pelaksanaan HPN dan Porwanas.

Menurut dia, kunjungan itu juga menjadi kesempatan bagi PWI menyampaikan sejumlah agenda sekaligus meminta dukungan, saran, dan kritik dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.

“Ini agenda silaturahim. Karena sudah dua tahun PWI Provinsi Lampung belum berkunjung ke Lampung Barat. Selain itu, ada beberapa agenda yang disampaikan ke Bupati, butuh dukungan, saran, kritik,” kata Wirahadikusumah.

PWI Lampung, lanjut dia, telah ditetapkan sebagai bagian dari penyelenggaraan HPN dan Porwanas di Provinsi Lampung. Dua agenda besar tersebut rencananya digelar bersamaan pada April 2027.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan dimulai dengan pembukaan pada 5 April 2027 dan puncak peringatan HPN pada 12 April 2027.

Sekitar 5.000 wartawan diperkirakan akan hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut. Bagi PWI Lampung, kesempatan menjadi tuan rumah menjadi tantangan sekaligus kebanggaan karena Lampung belum pernah menjadi tuan rumah HPN.

“Kami ingin sukses sebagai tuan rumah. Karena tamunya wartawan, kami ingin menyambut dengan baik,” ujar Wirahadikusumah.

Sejumlah persiapan mulai dilakukan. PWI Lampung telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk terkait transportasi penyeberangan. Gubernur Lampung juga disebut telah beberapa kali mengecek kesiapan pelaksanaan kegiatan.

Salah satu rencana yang tengah disiapkan adalah pembukaan Porwanas di Stadion Pahoman, Bandar Lampung. Sementara api Porwanas direncanakan diambil dari wilayah Suoh, Lampung Barat, untuk kemudian dibawa berkeliling ke sejumlah wilayah di Provinsi Lampung.

Rencana tersebut dikaitkan dengan sejarah penyelenggaraan Porwanas di Lampung pada 1993.

“Kalau memang dulu ada histori api Porwanas diambil dari Suoh, nanti bisa jadi referensi. Kalau memang layak sesuai dengan kriteria, kenapa tidak. Nanti ada tim yang akan melihat apakah masih ada api di Suoh,” kata Wirahadikusumah.

Tawaran kopi robusta dari Lampung Barat mendapat sambutan positif dari PWI Lampung.

Wirahadikusumah mengatakan, setiap daerah memiliki peluang untuk menonjolkan ciri khas masing-masing dalam momentum HPN dan Porwanas, mulai dari hasil bumi, produk unggulan hingga kebudayaan.

“Kami menyambut baik rencana Bupati Lampung Barat untuk memberikan cinderamata kopi dalam kegiatan HPN dan Porwanas. Memang banyak daerah yang ingin mengambil momen ini dengan menonjolkan ciri khas daerah masing-masing,” katanya.

Menurut dia, kehadiran ribuan wartawan dari berbagai daerah dapat menjadi ruang promosi yang luas bagi potensi daerah di Lampung.

Sementara itu, Parosil menilai keberhasilan pelaksanaan HPN dan Porwanas membutuhkan sumber daya manusia yang kuat dan soliditas seluruh pihak.

“Pertemuan ini sangat baik. Saya yakin pelaksanaan agenda ke depan akan sukses. Agenda ini membutuhkan SDM yang kuat dan soliditas yang baik,” kata Parosil.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PWI Lampung yang dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan agenda tersebut.

“Saya mendoakan mudah-mudahan apa yang menjadi kepercayaan dari PWI pusat bisa dilaksanakan dengan baik dan sukses,” ujarnya.

Parosil juga menyatakan akan berupaya hadir dalam kegiatan kick off HPN yang dijadwalkan pada 29 November 2026. Kick off tersebut akan dirangkai dengan kegiatan PWI Running.

Di sisi lain, PWI Lampung memastikan persiapan pelaksanaan HPN dan Porwanas terus dilakukan melalui berbagai bidang.

Wirahadikusumah menegaskan, PWI tidak dapat menjalankan seluruh agenda tersebut sendiri. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tetap dibutuhkan.

Namun, ia memastikan penyelenggaraan kegiatan tersebut diupayakan tidak membebani anggaran pemerintah daerah.

“Janji kami kepada gubernur, kami tidak akan membebani APBD,” kata Wirahadikusumah.

Dalam audiensi tersebut, Wirahadikusumah didampingi Sekretaris PWI Lampung Andi Panjaitan, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Segan Simanjuntak, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah Lukmansah, serta sejumlah pengurus lainnya.

Sementara Parosil didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pirwan, SE, Kepala Bappeda Lampung Barat Erik Enriko, Kepala BPKAD Lampung Barat Sumadi, serta sejumlah pejabat lainnya.

Bagi Lampung Barat, momentum HPN dan Porwanas dapat menjadi lebih dari sekadar perhelatan nasional. Di tengah ribuan wartawan yang akan berkumpul di Lampung, ada kesempatan membawa nama kopi robusta Lambar lebih jauh, dari perkebunan lokal menuju panggung nasional. (*/rls

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *