HUT ke-81 RI, Hamartoni Dorong Lampung Utara Tak Sekadar Seremoni Kemerdekaan

LAMPUNG UTARA : Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lampung Utara tidak hanya menjadi seremoni tahunan. Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis menjadikannya sebagai momentum untuk mengingatkan pentingnya persatuan, stabilitas daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan global.

Pesan itu disampaikan Hamartoni seusai memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Stadion Sukung Kotabumi, Lampung Utara, Senin, (17/8/2026)/

banner 728x90

Upacara yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB berlangsung khidmat. Hamartoni bertindak sebagai inspektur upacara, sedangkan Komandan Koramil 412-11/Abung Semuli Lettu Rudi Hartono menjadi komandan upacara. Ketua DPRD Lampung Utara M. Yusrizal membacakan teks Proklamasi.

Bagi Hamartoni, tantangan kemerdekaan saat ini bukan lagi perjuangan merebut kedaulatan dari penjajahan, melainkan bagaimana pemerintah dan masyarakat mampu menjawab persoalan ekonomi, sosial, serta perubahan global.

“Di usia ke-81 ini, harapannya Indonesia bisa menjadi lebih baik dalam menghadapi masalah-masalah global, masyarakat menjadi lebih sejahtera, stabilitas semakin terjaga, dan ekonomi semakin meningkat,” ujar Hamartoni.

Ia menekankan agar semangat kemerdekaan diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kebersamaan dan kepedulian terhadap daerah. Menurut dia, stabilitas menjadi salah satu modal penting agar pembangunan dan aktivitas ekonomi dapat berjalan.

Hamartoni juga meminta masyarakat menjaga ketertiban selama rangkaian perayaan kemerdekaan. Ia mengingatkan agar euforia perayaan tidak menggeser substansi utama peringatan kemerdekaan, yakni memperkuat persatuan.

“Selalu menjaga rasa persatuan dan kesatuan,” katanya.

Di tengah pesan tersebut, prosesi pengibaran Sang Merah Putih menjadi salah satu bagian utama upacara. Paskibraka Kabupaten Lampung Utara menjalankan tugas setelah menjalani pradiklat selama 14 hari dan dilanjutkan diklat selama tujuh hari.

Almira Assyifa Putri Wineva dari SMAN 2 Kotabumi bertugas sebagai pembawa baki. I Wayan Suryana Wibawa dari sekolah yang sama menjadi pengibar bendera. Rendi Saputra dari SMKN 3 Kotabumi bertugas sebagai penggerek, sementara Eja Dwi Saputra dari SMAN 4 Kotabumi menjadi pembentang.

Wakil Bupati Lampung Utara Romli menilai kemerdekaan juga membawa konsekuensi berupa tanggung jawab yang harus dijalankan oleh seluruh elemen masyarakat.

Menurut dia, mengisi kemerdekaan tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Masyarakat, pemuda, dunia usaha, dan berbagai elemen sosial memiliki peran dalam menentukan arah pembangunan daerah.

“Kita semua harus sama-sama sadar bahwa kita memiliki tanggung jawab kepada bangsa dan negara,” ujar Romli.

Peringatan HUT ke-81 RI di Lampung Utara pun menjadi pengingat bahwa ukuran keberhasilan mengisi kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni. Tantangan berikutnya adalah memastikan persatuan tetap terjaga, stabilitas daerah terpelihara, dan pembangunan benar-benar bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan demikian, pesan kemerdekaan yang digaungkan dari Stadion Sukung Kotabumi bukan semata tentang mengenang masa lalu, tetapi juga tentang bagaimana Lampung Utara menghadapi masa depan. (Ipul/Ayi)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *