Lampung Utara : Upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan nasional di Provinsi Lampung terus dilakukan. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) tengah mempersiapkan pekerjaan preservasi dan pemeliharaan ruas Jalan Lintas Sumatra.
BPJN selama ini fokus melakukan penanganan jalan rusak, penambalan lubang, serta preservasi rutin guna menjaga kondisi jalan tetap layak dilalui dan memastikan kelancaran arus lalu lintas kendaraan, terutama pada jalur nasional yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
Manager Ruas Jalur Terbanggi Besar – Bukit Kemuning, PPK 2.5 Provinsi Lampung, Guruh Samodra Aji, menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan melaksanakan pekerjaan peningkatan konstruksi jalan di kawasan Simpang Kebon Empat, tepatnya di ruas Jalan Diponegoro, Kotabumi, Lampung Utara. Jum’at (3/7/2026)
Menurut Guruh, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi jalan pada area pemberhentian kendaraan di simpang lampu merah tersebut kerap mengalami kerusakan berulang. Hal itu disebabkan tingginya beban kendaraan berat yang melintas dan berhenti di titik tersebut setiap hari.
“Melihat kondisi jalan pada daerah pemberhentian kendaraan berat yang sering mengalami kerusakan berulang, maka direncanakan pekerjaan perkerasan beton semen sepanjang kurang lebih 300 meter di kawasan Simpang Lampu Merah Kebon Empat,” ujar Guruh.
Pekerjaan tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada Juli 2026 dengan pelaksana kegiatan CV. Aprilliyo. Penerapan konstruksi beton semen dipilih karena dinilai lebih kuat dan mampu bertahan lebih lama terhadap tekanan kendaraan bertonase besar dibandingkan konstruksi aspal biasa.
PPK 2.5 BPJN Lampung juga meminta pengertian masyarakat dan pengguna jalan selama proses pekerjaan berlangsung. Pasalnya, selama tahapan pengerjaan kemungkinan akan terjadi perlambatan arus lalu lintas hingga antrean kendaraan pada jam-jam tertentu.
“Kami memohon maaf apabila selama masa pelaksanaan pekerjaan terjadi kemacetan atau gangguan perjalanan. Namun pekerjaan ini dilakukan demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Selain itu, pihak pelaksana bersama petugas di lapangan akan berupaya mengatur lalu lintas semaksimal mungkin agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar. Pengendara juga diimbau untuk mematuhi rambu sementara, mengurangi kecepatan saat melintas di area proyek, serta mengutamakan keselamatan.
Keberadaan ruas Jalan Lintas Sumatra sendiri memiliki peran strategis sebagai jalur utama penghubung antarwilayah di Provinsi Lampung hingga Pulau Sumatra. Karena itu, preservasi dan peningkatan kualitas jalan dinilai sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, distribusi barang, dan mobilitas masyarakat.
Dengan dilaksanakannya pekerjaan perkerasan beton di Simpang Kebon Empat, diharapkan kerusakan berulang yang selama ini dikeluhkan pengguna jalan dapat diminimalisir, sehingga kondisi jalan menjadi lebih kuat, aman, dan nyaman untuk dilalui. (Ipul/Ayi)























