Kapendam XXI/Radin Inten Hadiri Pelantikan JMSI Lampung, Tegaskan Sinergi TNI–Media Lawan Disinformasi

BANDAR LAMPUNG : Kehadiran Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XXI/Radin Inten, Kolonel Inf Agung Budhi Purnomo, menjadi sorotan dalam pelantikan pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung periode 2025–2030, Jumat (10/4/2026).

Momentum ini menegaskan pentingnya sinergi antara TNI dan insan pers dalam menjaga kualitas informasi publik di tengah derasnya arus digital.

banner 728x90

Pelantikan yang berlangsung di Balai Keratun Lantai 3, Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung itu dihadiri sejumlah pejabat dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga organisasi media.

Di antaranya Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, Danlanal Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kirniawan, serta Ketua Umum JMSI DR. Teguh Santosa.

Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Novriwan resmi dilantik sebagai Ketua JMSI Provinsi Lampung periode 2025–2030, didampingi jajaran pengurus lengkap yang akan menggerakkan roda organisasi ke depan.

Kehadiran Kapendam XXI/Radin Inten dinilai sebagai bentuk nyata dukungan TNI AD terhadap peran strategis media.

Dalam konteks kekinian, media tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga garda terdepan dalam menangkal hoaks dan disinformasi yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial.

Sinergi antara TNI dan media, menurut sejumlah pihak, menjadi kunci dalam menciptakan ruang informasi yang sehat, akurat, dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.

Sementara itu, Sekda Provinsi Lampung Marindo Kurniawan dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan JMSI bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum memperkuat posisi media sebagai pilar demokrasi.

“Di era digital, media dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga harus tepat, berimbang, dan bertanggung jawab. Kepercayaan publik menjadi taruhan utama,” ujarnya.

Ia berharap JMSI Lampung mampu tampil sebagai organisasi yang profesional, independen, dan berintegritas, sekaligus berperan aktif dalam meningkatkan literasi digital masyarakat.

Menurutnya, kepengurusan baru JMSI memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kualitas jurnalistik yang beretika, serta memperkuat kemitraan dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.

“Amanah ini harus dijalankan dengan dedikasi dan komitmen. JMSI harus menjadi ruang kolaborasi dan inovasi bagi kemajuan pers di Lampung,” tegasnya.

Pelantikan ini sekaligus memperlihatkan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap eksistensi media siber di daerah. Dengan kolaborasi yang solid, JMSI Lampung diharapkan mampu menjadi pilar penting dalam membangun ekosistem informasi yang kredibel serta mendukung pembangunan daerah.

Di tengah tantangan disrupsi digital, peran media dan dukungan institusi seperti TNI menjadi elemen penting dalam memastikan informasi yang beredar tetap akurat, mencerahkan, dan berpihak pada kepentingan publik.

(One)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *