Mesuji ​Jadi Tuan Rumah : PSSI Gandeng Legenda Timnas, Untuk Generasi Baru Pelatih dan Wasit Berstandar Nasional

MESUJI : Dalam rangka mendukung dan bukti keseriusan turut membangun dan meningkatkan mutu dunia sepak bola di provinsi Lampung sang bumi Ruwai Jurai, sebagai salah satu daerah yang kian berkembang, kabupaten Mesuji kembali membuktikan keberanian tertulis dalam peta olahraga Lampung.

Kali ini, daerah berjuluk Bumi Ragab Begawe Caram tersebut resmi menjadi pusat pilihan yang dipercaya dalam pengembangan SDM bagi 30 calon pelatih dan wasit terbaik dari seluruh penjuru Provinsi Lampung melalui Kursus Kepelatihan Lisensi D dan Wasit C3 Nasional.

banner 728x90

​Kegiatan yang diinisiasi oleh gebrakan baru Asprov PSSI Lampung bersama Askab PSSI Mesuji ini tidak main-main. Untuk memastikan kualitas lulusan pada program pelatihan Lisensi tersebut, mereka menghadirkan Instruktur Profesional yang merupakan sang legenda hidup sepak bola Indonesia, Couch Bambang Nurdiansyah.

​Hadirnya sang maestro Coach Banur—sapaan akrab Bambang Nurdiansyah—menjadi sinyal kuat bahwa Mesuji di dunia olahraga sepak bola sedang membangun standar baru guna melahirkan generasi terbaik masa depan.

Dalam sesi materinya, kehadiran Bomber haus gol Timnas era 80-90an ini, untuk menularkan ilmu dan pengalaman internasionalnya kepada para peserta. instruktur asal kota Malang inipun menekankan bahwa perubahan sepak bola harus dimulai dari pola pikir para pelatih di daerah.

​”Sepak bola itu dinamis. Kita tidak bisa lagi memakai cara lama. Prinsip saya dalam melatih dan hadir di sini untuk memastikan para peserta memahami filosofi sepak bola modern. Bukan hanya tentang betapa kerasnya berlatih, tetapi peserta ini wajib memahami pola disiplin dan bertanggung jawab dalam memimpin sebuah tim yang mereka latih kedepan,” ujar Couch Banur kepada wartawan. Senin,20/04/2026.

Instruktur Profesional yang juga lalang melintang sebagai pelatih Tim besar di tanah air salah satunya Persija jakarta itu menyebutkan, kehadirannya dikabupaten Mesuji tidak hanya sekedar presentasikan metode sebagai pelatih, tapi juga berupaya melakukan pembinaan karakter dan membangun SDM yang wajib ditanamkan bagi setiap calon sosok wasit dan pelatih.

Couch Banur menuturkan, ekosistem sepak Bola di provinsi Lampung kini kian menunjukkan trend positif dan yang ia menilai Regenerasi sepak bola terus berkembang. Begitupula dukungan pemerintah menurutnya, merupakan bukti bahwa sepak bola Lampung khususnya kabupaten Mesuji mampu melahirkan prestasi olahraga terbaik masa akan datang.

“Saya salut dengan Mesuji yang mampu mengambil kebijakan dalam program ini. Meski berada di ujung Lampung, tapi visi pengembangan SDM-nya sangat visioner. Terlebih diungkapkannya, dengan adanya dukungan pemerintah daerah dan sejumlah pihak, ini jadi nilai tersendiri jika kabupaten Mesuji mampu tercatat sebagai daerah berkembang dan mandiri, “tambahya.

Dikatakan lebih lanjut, ​Ketua Askab PSSI Mesuji, Budi Yuhanda, menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari “Grand Design” (Roadmap) pembangunan olahraga di wilayahnya. Ia meyakini bahwa infrastruktur yang hebat tidak akan berarti tanpa SDM yang mumpuni.

​”Target kami ingin ekosistem sepak bola Mesuji harus sehat. Selama ini kita mungkin punya talenta, tapi kalau tidak dipoles oleh pelatih berlisensi dan dipimpin wasit yang berintegritas, talenta itu akan sia-sia. Sebab itu, Kursus ini adalah investasi jangka panjang untuk menanamkan kualitas yang lebih baik,” pungkasnya.

​Melalui kepemimpinannya, ketua yang juga sebagai ketua KONI Mesuji dan tengah menjabat anggota DPRD provinsi Lampung tersebut, menegaskan bahwa Mesuji mampu membuktikan keterbatasan dan jarak bukan penghalang untuk menghadirkan kualitas nasional.

“Harapannya, pasca-pelatihan ini, akan lahir bibit-bibit pemain unggul dari Lampung yang lahir dari sentuhan tangan dingin pelatih dan wasit bersertifikasi resmi standar nasional,”pungkasnya. (Kotan)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *