Lampung Utara : Sebanyak 400 calon jemaah haji asal Kabupaten Lampung Utara dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 3 Mei 2026 mendatang.
Di tengah sorotan terhadap situasi geopolitik di Timur Tengah, pemerintah memastikan seluruh tahapan persiapan hampir rampung dan keberangkatan tetap sesuai rencana.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lampung Utara, Feryza Agung, mengatakan hingga awal April seluruh calon jemaah telah melalui rangkaian persiapan, mulai dari kelengkapan dokumen, perekaman biometrik visa, pemeriksaan kesehatan, hingga manasik haji.
“Persiapan jemaah Lampung Utara sudah mencapai tahap akhir. Secara umum mereka siap diberangkatkan,” kata Feryza di ruang kerjanya, Rabu, (01/04/ 2026).
Meski demikian, lokasi dan teknis pelepasan jemaah masih menunggu keputusan hasil koordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Haji tingkat provinsi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.
Dari total 400 jemaah, komposisi didominasi perempuan sebanyak 216 orang, sementara laki-laki berjumlah 185 orang. Rentang usia jemaah cukup lebar, dengan jemaah termuda berusia 16 tahun dan tertua 88 tahun.
Feryza menyebut keberangkatan tahun ini juga didukung oleh tim pendamping yang terdiri dari petugas haji Indonesia (TPHI), pembimbing ibadah (TPIHI), serta tenaga kesehatan, termasuk dokter dan perawat.
Mereka disiapkan untuk memastikan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kesehatan jemaah selama perjalanan hingga pelaksanaan ibadah di Arab Saudi.
Di tengah kekhawatiran publik terkait dinamika konflik di Timur Tengah, pemerintah pusat menegaskan tidak ada perubahan jadwal keberangkatan haji Indonesia. Hingga kini, persiapan nasional disebut telah mencapai 95 persen.
“Seluruh proses tetap berjalan sesuai rencana. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya,” ujar Feryza.
Pemerintah daerah dan otoritas haji, kata dia, akan terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh proses pemberangkatan berjalan lancar tanpa hambatan.
(Ayi)























