Gagas Wadah Alumni Muda, Aris Dorong Reposisi Strategis Kader PMII pada Harlah ke-66

Jakarta : Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) tidak hanya menjadi ruang seremonial, tetapi juga momentum reflektif untuk merumuskan arah baru gerakan kader.

Dalam konteks tersebut, IKA Muda PMII Lampung, Aris Tama menggagas inisiasi wadah alumni muda sebagai instrumen konsolidasi intelektual dan strategis

banner 728x90

Aris memandang bahwa dinamika sosial-politik yang kian kompleks menuntut kehadiran aktor-aktor muda yang tidak hanya adaptif, tetapi juga memiliki kedalaman analisis dan kapasitas intervensi yang terukur.

Dalam kerangka itu, alumni muda PMII dinilai memiliki modal sosial dan intelektual yang signifikan, namun belum terorganisir dalam satu ekosistem kolaboratif yang berkelanjutan.

“Inisiasi wadah alumni muda bukan sekadar kebutuhan struktural, melainkan keniscayaan historis untuk memastikan kesinambungan tradisi intelektual PMII dalam menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya reposisi peran kader dan alumni muda dari sekadar partisipan menjadi aktor strategis yang mampu memproduksi gagasan, memengaruhi kebijakan publik, serta membangun jejaring lintas sektor secara sistemik.

Dalam perspektifnya, wadah tersebut diharapkan menjadi ruang deliberatif yang tidak hanya mengonsolidasikan energi kolektif, tetapi juga memfasilitasi produksi pengetahuan, advokasi kebijakan, dan penguatan kapasitas kepemimpinan generasi muda.

Aris juga menggarisbawahi bahwa nilai dasar PMII—keislaman, keindonesiaan, dan intelektualitas—harus tetap menjadi basis normatif dalam setiap orientasi gerakan. Tanpa fondasi nilai yang kuat, konsolidasi berisiko kehilangan arah substantifnya.

“Harlah ke-66 ini semestinya dimaknai sebagai momentum reposisi—bahwa alumni muda PMII harus tampil sebagai kekuatan epistemik dan sosial yang relevan, progresif, serta memiliki daya tawar dalam konstruksi masa depan bangsa,” tutupnya.

(Rls/*)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *