Palembang : Pemerintah Kabupaten Mesuji kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang digelar di Wyndham Opi Hotel, Palembang, Sabtu 25 April 2026
Kali ini Kabupaten Mesuji berhasil meraih Juara 1 tingkat kabupaten se-Sumatera pada kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, dan Mesuji menjadi satu-satunya daerah perwakilan provinsi Lampung.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Bupati Mesuji, Hj. Elfianah, S.E., yang diserahkan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, didampingi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, di hadapan jajaran pimpinan daerah se-Sumatera.
Turut hadir pula kesempatan tersebut Gubernur Lampung Mirza, Sekdakab Mesuji Budiman Jaya dan seluruh kepala daerah se-provinsi Lampung.
Capaian ini menjadi sebuah bukti nyata keberhasilan Pemerintah Kabupaten Mesuji dalam menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Berbeda dengan pendekatan birokrasi konvensional, hal ini juga merupakan salah satu bukti berkat keberhasilan kepimpinan Bupati Mesuji Elfianah bersama jajaran pemerintah daerah yang terus berperan aktif turun langsung ke desa-desa terpencil untuk memastikan bantuan sosial dan program gizi tepat sasaran.
Dari pergerakan produktif sosok Bupati wanita pertama kalinya di Bumi Ragab Begawe Caram tersebut, angka stunting di Mesuji mampu merosot tajam, dan menempatkan kabupaten ini sebagai yang terbaik di Sumatra.
Atas capaian tersebut, Pemerintah Pusat memberikan penghargaan berupa Insentif Dana Fiskal sebesar Rp 3 miliar kepada kabupaten Mesuji sebagai perwakilan satu- satunya daerah mewakili provinsi Lampung.
Dana ini merupakan apresiasi atas kinerja konkret Pemerintah Kabupaten Mesuji yang dinilai melampaui target nasional dalam dua indikator kesejahteraan masyarakat tersebut.
Berdasarkan data yang diumumkan dalam acara tersebut, Kabupaten Mesuji menunjukkan progresivitas yang luar biasa. Program intervensi yang terintegrasi dari hulu ke hilir berhasil menekan angka stunting hingga ke titik terendah dibanding wilayah lain di Pulau Sumatra. Begitu pula dengan indeks kemiskinan yang terus menurun berkat program pemberdayaan ekonomi lokal.
Dalam kesempatan tersebut, atas nama Pemerintah Kabupaten Mesuji Bupati Elfianah menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkolaborasi aktif.
”Alhamdulillah, penghargaan ini adalah buah dari kerja keras kolektif seluruh OPD dan dukungan masyarakat Mesuji,” ujar Elfianah.
Dikatakannya, menjadi Juara 1 se-Sumatra bukan sekadar kebanggaan seremonial, melainkan bukti bahwa kebijakan yang kita jalankan tepat sasaran.
Selain itu Dana fiskal yang diterima ini akan segera kami alokasikan kembali untuk penguatan program kesehatan dan pengentasan kemiskinan agar manfaatnya dirasakan langsung oleh warga,” terang bupati seusai menerima penghargaan.
Bupati juga menambahkan bahwa kunci keberhasilan Mesuji ini terletak pada validasi data yang akurat.
“Tentunya, dalam hal ini kami tidak mau hanya sekadar laporan di atas kertas. Kami selalu instruksikan jajaran untuk verifikasi lapangan langsung. Kita harus tahu siapa yang lapar, siapa yang butuh layanan kesehatan, dan itu yang kita intervensi terlebih dahulu,” tambahnya.
Capaian sebagai Juara 1 se-Sumatra ini membalikkan stigma lama tentang Mesuji.
Dan dana fiskal senilai Rp3.000.000.000 tersebut direncanakan akan diprioritaskan untuk beberapa sektor, diantaranya:
Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga: Melalui program kebun gizi desa. Permodalan UMKM khusus bagi keluarga yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem,dan Infrastruktur Kesehatan Dasar, serta di bidang kebutuhan pemberdayaan lainnya sesuai kebutuhan.
Melalui keberhasilan ini juga diharapkan menjadi momentum bagi Mesuji untuk terus bertransformasi menjadi kabupaten yang mandiri dan sejahtera, sekaligus menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang komunikatif dan transparan mampu membawa perubahan besar bagi daerah. (Kotan)























